Korban tiba di kediamannya dengan mobil ambulance PMI Kabupaten Blitar sekitar pukul 14.30. Kedatangan jenazah siswa Kelas VIII MTs Babussalam, Kalibening, Mojoagung, Jombang, itu diiringi guyuran hujan deras. Ratusan warga telah menunggu kedatangan jenazah Zakaria semenjak mayatnya dipastikan telah ditemukan tim SAR gabungan Senin (1/5) pagi.
"Setelah ditemukan pukul 06.30, korban dilakukan visum dan proses sesuai SOP. Setela itu langsung dibawa pulang ke rumah duka," ungkap Joana, warga Dusun Wonorejo. Kedatangan jenazah disambut ratusan warga. Suasana haru pun menyelimuti rumah duka. Sesekali tangis pecah ketika ada yang teringat akan nasib remaja yang juga santri di Pondok Pesantren Babussalam itu.
Setiba di rumah duka, kata Joana, jenazah langsung disalatkan. Saking banyaknya warga yang mengikuti, prosesi ini sampai digelar dua kali. Tak hanya keluarga dan tetangga, para pelayat datang dari pimpinan dan teman pondok serta sekolah korban. Sekitar pukul 15.30, jenazah akhirnya diberangkatkan menuju pemakaman.
Zakaria dinyatakan hilang terseret ombak Pantai Serang Minggu (30/4) sekitar pukul 13.20. Dia hanyut terbawa ombak saat bermain bersama sejumlah kerabatnya di sisi timur pantai. Korban sebelumnya berangkat liburan bersama rombongan keluarga, termasuk ayah dan ibunya sejak pagi. Upaya pencarian melibatkan tim gabungan akhirnya membuahkan hasil Senin (1/5) sekitar pukul 06.30. (adi) Editor : Fendy Hermansyah