Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Banjir Terparah di Blooto Kota Mojokerto, Rendam Ratusan Rumah Warga

Fendy Hermansyah • Rabu, 22 Maret 2023 | 22:20 WIB
BANJIR TERPARAH: Banjir yang menerjang Perumdam, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon rendam ratusan rumah, Rabu (22/3). (Khudori Aliandu/JPRM)
BANJIR TERPARAH: Banjir yang menerjang Perumdam, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon rendam ratusan rumah, Rabu (22/3). (Khudori Aliandu/JPRM)
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Banjir yang menerjang wilayah barat Kota Mojokerto merendam ratusan rumah di Perumdam, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Rabu (22/3). Ketinggiannya air yang masuk rumah pun bervariatif. Terparah capai selutut orang dewasa.

Lurah Blooto Wahyudi, mengungkapkan, banjir yang terjadi di wilayahnya saat ini memang terparah dibanding sebelum-sebelumnya. Terbukti dengan ratusan rumah yang terdampak. ''Banjir sekarang ini sampai masuk rumah warga. Ada seratusan rumah lebih yang terdampak,'' ungkapnya.

Photo
Photo
MASUK RUMAH: Banjir yang menerjang Perumdam, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon rendam ratusan rumah, Rabu (22/3).


Menurutnya, wilayah Blooto memang rentan terjadi banjir. Apalagi saat curah hujan tinggi dan berlangsung lama. Seperti Rabu (22/3) dini hari ini, Wahyudi memastikan akan membuat banjir di lingkungan Blooto kian parah. Khususnya di Perumdam yang letak geografisnya berada di dataran rendah.

Terbukti, hingga siang pukul 14.00 air masih menggenangi lingkungan perumahan. Termasuk dua ruas jalan yang menuju arah Surodinawan dan Prajurit Kulon. ''Memang sudah langganan, tapi kalau sebelumnya hanya berupa genangan di lingkungan. Tidak sampai jalan raya juga,'' tandasnya.

Photo
Photo
RENDAM JALAN: Banjir yang menerjang Perumdam, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon rendam ratusan rumah, Rabu (22/3).


Sejumlah faktor menjadi pemicu banjir. Utamanya akibat aliran sungai avour Kali Sipon yang memang butuh normalisasi. Sungai yang berada di sisi barat Perumdam ini kondisinya terjadi penyempitan dan pendangkalan akibat banyak sendimen.

Selain itu, tumpukan sampah juga memperparah situasi. Sehingga, pihaknya memastikan, genangan banjir yang terjadi pun terjadi lama. ''Jadi air yang masuk ke Perumdam ini juga nunggu antrian masuk ke aliran sungainya. Saluran itu juga menjadi akses satu-satunya pintu pembuangan air, ke Sipon,'' parparnya. (ori) Editor : Fendy Hermansyah
#tanggul jebol #tanggul ambrol #tol mojokerto #kabupaten mojokerto #Majapahit #pemkab #rendam rumah #tanggul longsor #banjir terparah #mojokerto kota #kota onde-onde #pemkot #trawas #banjir pralon #pacet #sooko #kerajaan majapahit #wisata mojokerto #kuliner mojokerto #Kota Mojokerto #banjir kota #mojokerto #soekarno #trowulan #banjir mojokerto #onde-onde #banjir kiriman