TROWULAN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Truk tronton bernopol L 9194 AN mengalami kecelakaan tunggal di Simpang Empat Trowulan kemarin sore. Diduga mengalami rem blong, laju truk terhenti usai melibas kanopi teras rumah warga, traffic light, hingga pagar penitipan motor. Beruntung, insiden tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 16.15 itu menimpa truk yang dikemudikan Doni Andrianto, 30, asal Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Setelah bongkar muatan di wilayah Tulungagung, Doni hendak kembali menuju Surabaya. Berkendaraa seorang diri, truk melaju dengan kecepatan landai. Mendekati Simpang Empat Trowulan, Doni hendak mengurangi laju truk. Hanya saja, saat menginjak pedal rem, kecepatan truk tak berkurang sedikit pun.
’’Waktu kejadian tadi, lampu (lalu lintas) kondisi merah. Sudah kelihatan dari jauh sana. Terus saya ngerem pelan-pelan, tapi nggak bisa. Tadi jalan (kecepatan) nggak sampai 60 km/jam,’’ aku Doni yang masih syok, di lokasi.
Dalam kondisi panik, Doni lantas banting setir ke kiri hingga truk keluar jalur. Angkutan barang itu menghantam kanopi teras rumah milik Masmunah, tiang listrik dan traffic light. Laju truk roda 10 itu terhenti saat menghantam pagar penitipan motor milik Solik hingga jebol.
’’Khawatir nabrak (antrian kendaraan), biar nggak ada korban, saya banting setir ke kiri. Saya fokus tabrak tiang listrik ini biar berhenti. Tapi ternyata tiangnya kalah, (truk) masih jalan terus,’’ ucapnya. Akibatnya, kabin truk ringsek. Tiga motor yang terparkir rusak ringan. Peristiwa tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. ’’Ini saya cuma (luka) lecet saja di kaki,’’ tandas Doni.
Kecelakaan tunggal tersebut telah ditangani Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto. Hingga berita ini ditulis, petugas di lokasi tengah melakukan olah TKP dan berupaya mengevakuasi armada angkutan barang tersebut. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah