Sekitar pukul 18.00 angin kencang menerjang Dusun Sukorame dan Dusun/Desa Penompo. Angin memprorakporandakan atap bangunan rumah warga. Kencanya angin sampai membuat bangunan teras rumah seorang warga ambruk. ”Tidak ada hujan langsung angin kencang lumayan lama,” kata Adit, warga setempat.
Peristiwa angin kencang juga dilaporkan terjadi di Dusun Balongsono, Desa Canggu. Di sini, sejumlah atap rumah warga diterjang dan gentingnya berjatuhan. Hingga pukul 20.30, petugas BPBD Kabupaten Mojokerto sudah turun ke lokasi. Petugas melakukan asesmen terhadap dampak angin kencang. ”Info awal angin kencang dengan sejumlah kerusakan, tim sudah turun ke lokasi,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Djoko Supangkat.
Intensitas kejadian angin kencang di dua desa ini terbilang tinggi. Akhir November lalu, total sebanyak 34 bangunan rumah dan pertokoan di Desa Canggu dan Desa Penompo tercatat mengalami kerusakan akibat disapu angin kencang. Peristiwa ini juga mengakibatkan seorang warga tertimpa atap rumah dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Di seluruh wilayah Kecamatan Jetis, tercatat lima kali peristiwa angin kencang selama 2021. Kejadian itu mengakibatkan 62 bangunan rusak serta dua warga terluka. Di awal tahun ini, tercatat tujuh rumah di Dusun Sidokalang, Desa Penompo dan sekolah di Desa Sidorejo rusak disapu angin. (adi) Editor : Fendy Hermansyah