Materi Anti-LGBTQ di Mojokerto Bakal Disisipkan dalam Kurikulum

Indah Oceananda • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:20 WIB
Pendidikan Era Baru Dimulai, Kurikulum 2026 Utamakan Skill dan Kreativitas
Pendidikan Era Baru Dimulai, Kurikulum 2026 Utamakan Skill dan Kreativitas

 Penerapan Bakal Menyasar Siswa Kelas 4 SD hingga SMA 

KOTA - Materi edukasi mengenai pencegahan penyebaran budaya lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ) bakal disisikpkan ke dalam pembelajaran di sekolah mulai tahun ajaran 2026/2027. 

Kementerian Agama (Kemenag) mulai bersiap menindaklanjuti kebijakan dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara yang memasukkan budaya LGBTQ sebagai salah satu ancaman nonmiliter. 

Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Kota Mojokerto Pipin Sugiyanto mengatakan, sesuai arahan dari Kemenag pusat, materi tersebut nantinya bakal disisipkan ke dalam kurikulum yang telah berjalan saat ini. Sehingga kehadirannya tidak menjadi mata pelajaran baru. 

”Sesuai arahan dari Kemenag pusat, materinya sudah bisa diintegrasikan mulai berjalan tahun ajaran ini. Yaitu melalui insersi materi mengenai bahaya budaya LGBTQ ke dalam kurikulum yang sudah ada,” katanya, kemarin (3/8).

Pipin menambahkan, materi edukasi tersebut akan menyasar peserta didik mulai kelas IV sekolah dasar (SD), jenjang sekolah menengah pertama (SMP), hingga tingkat sekolah menengah atas (SMA). 

Fokus pembelajaran ditekankan pada pemberian pemahaman kepada siswa agar tidak terlibat dalam gerakan budaya LGBTQ serta memiliki bekal untuk menghindari pengaruh yang dianggap dapat mengarah pada perilaku tersebut. ”Ini sejalan dengan adanya penerapan Kurikulum Cinta yang mengedepankan lima pilar utama,” terang dia. 

Selain membahas upaya pencegahan, materi yang disiapkan, lanjutnya, juga akan memuat penjelasan mengenai berbagai bentuk penyebaran budaya LGBTQ. Terlebih, budaya ini dinilai bisa terjadi di lingkungan masyarakat. 

”Kita masih menunggu arahan lebih lanjut untuk penerapannya. Yang jelas melalui Kurikulum Cinta itu harusnya juga sudah mencakup dengan materi ini,” tandasnya. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
kurikulum 2026 cabdindik jatim wilayah kabupaten dan kota mojokerto materi anti lgbtq dispendik kabupaten mojokerto Sekolah mojokerto