MOJOKERTO - Kelompok 40 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Griya Permata Meri RT 04/RW 05, Kelurahan Meri, Kota Mojokerto, selama satu bulan, mulai 6 Juli hingga 6 Agustus 2026. Program ini melibatkan sekitar 30 kepala keluarga (KK) dan berfokus pada dua bidang utama, yakni pengelolaan sampah rumah tangga serta pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua Kelompok 40 KKN, Ivan Saifullah, menjelaskan bahwa kegiatan diawali dengan edukasi kepada warga mengenai pentingnya pemilahan sampah rumah tangga. Setelah itu, warga diajak mempraktikkan pengolahan sampah organik menjadi produk yang memiliki nilai guna. "Kami ingin warga tidak hanya memilah sampah, tetapi juga merasakan manfaat ekonomi dan lingkungan dari sampah yang selama ini dianggap tidak berguna," ujar Ivan.
Dalam pelaksanaannya, sampah organik rumah tangga diolah menggunakan alat komposter yang menghasilkan dua produk sekaligus, yaitu pupuk organik cair (POC) yang diambil melalui keran pada bagian bawah alat, serta pupuk kompos padat dari hasil penguraian sampah organik. Kedua produk tersebut rencananya dimanfaatkan warga untuk menyuburkan tanaman di pekarangan rumah masing-masing.
Ivan berharap hasil pengolahan sampah organik ini dapat mendukung program penghijauan lingkungan secara berkelanjutan, tidak hanya di pekarangan rumah, tetapi juga di kawasan permukiman secara lebih luas.
Selain program lingkungan, Kelompok 40 juga memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM di lingkungan RT 04. Dua usaha yang menjadi sasaran pendampingan adalah usaha gerobak penyetan dan toko pakaian milik warga setempat.
Pendampingan meliputi penguatan identitas visual (branding), strategi pemasaran, hingga fasilitasi pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) agar kedua usaha tersebut memiliki legalitas dan lebih siap berkembang.
Ketua RT 04, Yani, menyambut baik program yang dijalankan mahasiswa KKN. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan manfaat nyata bagi warga, baik dalam pengelolaan lingkungan maupun penguatan ekonomi masyarakat.
Senada dengan itu, Ketua PKK RT 04, Dian, berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan oleh warga meskipun masa KKN telah berakhir. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di bawah pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Betty Ariani, yang secara berkala memantau pelaksanaan program di lapangan.
Kelompok 40 KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya beranggotakan Ivan Saifullah (ketua), Yenni Wastuti, M. Sulton Rosyid Birrul Walidain, Elga Lailin, Vian Yuananda, Ifana Fenidia, Rahmat Novianto, Muhamad Angga Setiatim, Navila Abdullah, Ika Setyaning Budi, Dona Marita, dan Dila Putri Pratiwi.
Melalui program yang berlangsung selama satu bulan tersebut, mahasiswa berharap dapat meninggalkan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat Griya Permata Meri RT 04/RW 05, terutama dalam meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah rumah tangga sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi warga melalui UMKM yang lebih tertata, legal, dan berdaya saing. (*/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto