GERBANG SMAN 1 Gedeg terbuka lebar. Bukan hanya untuk menyambut siswa baru, tapi juga untuk menyambut mimpi-mimpi besar yang akan diukir selama 3 tahun ke depan.
Tahun ini, SMAN 1 Gedeg mengemas MPLS dengan pendekatan kolaboratif dan kekinian. Tidak ada intimidasi. Yang ada adalah materi pengenalan, pelatihan karakter, games edukatif, dan sesi motivasi agar siswa cepat adaptasi dengan lingkungan SMA.
Kepala SMAN 1 Gedeg, Nurul Wakhidah menyampaikan MPLS adalah fondasi penting sebelum siswa melangkah lebih jauh. ’’MPLS bukan sekadar formalitas. Ini adalah gerbang awal kami membentuk karakter dan mindset siswa,’’ ujarnya.
Ia menekankan di era sekarang menuntut siswa yang tidak hanya cerdas akademik. Sehingga, SMAN 1 Gedeg berkomitmen mencetak generasi yang adaptif, punya empati, dan punya daya juang. ’’Melalui MPLS ini kami tanamkan nilai disiplin, gotong royong, dan cinta almamater. Dari sinilah lahir pemimpin-pemimpin masa depan SMAN 1 Gedeg,’’ tambahnya.
Selama 5 hari, siswa baru dikenalkan dengan kurikulum Merdeka, program ekstrakurikuler, tata tertib, hingga budaya sekolah. Kakak OSIS dan guru pendamping bertugas sebagai mentor agar proses pengenalan berjalan menyenangkan. ’’Semoga ajang MPLS menjadikan siswa SMAN 1 Gedeg sebagai pribadi yang unggul, berprestasi, dan berkarakter,’’ tandasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto