Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Siswa Baru di Kota Mojokerto Jalani Tes Diagnostik

Indah Oceananda • Rabu, 8 Juli 2026 | 11:43 WIB
PEMETAAN KONSEP: Siswa baru SMPN 7 Mojokerto mengerjakan soal tes diagnostik sebelum memulai tahun ajaran baru, Selasa (6/7). (Indah JPRM)
PEMETAAN KONSEP: Siswa baru SMPN 7 Mojokerto mengerjakan soal tes diagnostik sebelum memulai tahun ajaran baru, Selasa (6/7). (Indah JPRM)

Guru SMPN Petakan Potensi Kesulitan Belajar

KOTA - Jelang tahun ajaran baru 2026/2027, SMP negeri mulai melaksanakan tes diagnostik pada siswa baru, Senin (6/7). Kegiatan ini dilaksanakan pada awal semester sebelum proses pembelajaran inti dimulai di setiap mata pelajaran (mapel).

Seperti di SMPN 7 Mojokerto. Sejumlah siswa baru menjalani tes tersebut sebagai bagian dari strategi pemetaan kemampuan dan kesiapan belajar peserta didik. ”Tujuannya untuk mengidentifikasi pengetahuan awal, pemahaman konsep, serta potensi kesulitan belajar yang dimiliki siswa,” kata Kepala SMPN 7 Mojokerto Evi Poespito Hany, Senin (6/7).

Dia mengungkapkan, pelaksanaan tes diagnostik mencakup aspek kognitif dan nonkognitif. Aspek kognitif mengukur penguasaan materi prasyarat, sementara aspek nonkognitif membantu guru memahami kondisi psikologis, motivasi belajar, serta gaya belajar peserta didik.

”Dengan pendekatan ini, pembelajaran diharapkan dapat berlangsung lebih inklusif dan berkesinambungan,” jelasnya. Demikian pula di SMPN 3 Mojokerto. Pelaksanaan tes diagnostik juga digeber bagi siswa baru.

Kepala SMPN 3 Mojokerto Redjo menyatakan, dari tes ini guru dapat menyesuaikan metode, media, serta strategi pembelajaran berdasarkan hasil analisis tes diagnostik yang diperoleh. ”Hasil tes ini tidak digunakan sebagai penilaian akademik, melainkan sebagai bahan refleksi dan dasar bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih tepat, efektif, dan berpihak pada kebutuhan siswa,” imbuh dia.

Menurutnya, pelaksanaan tes ini wajib diikuti oleh seluruh siswa baru. Kemudian melalui pelaksanaan tes diagnostik awal semester, ia berharap proses pembelajaran ke depan dapat berjalan lebih terarah, responsif, dan bermakna. ”Sehingga setiap peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang optimal sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing,” tandasnya. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#tes diagnostik #tahun ajaran baru #smpn 7 #siswa baru