Perbaikan Empat Ruang Kelas MI Guppi Belum Tuntas
KOTA - Perbaikan fisik yang menyentuh empat dari tujuh ruang kelas di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Guppi Kota Mojokerto sejauh ini diketahui belum tuntas 100 persen.
Sehingga siswa di lembaga pendidikan swasta tersebut dipastikan bakal mengawali tahun ajaran baru dengan tetap menempati gedung serbaguna untuk sementara waktu. Menyusul, perbaikan madrasah yang berada di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari ini masih dalam tahap pengerjaan.
Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mojokerto Pipin Sugiyanto menerangkan, dari tujuh ruang kelas yang mendapat perbaikan, empat di antaranya hampir tuntas. ”Empat ruang kelas sudah diperbaiki, sekarang tahapannya masih dalam pengerjaan bagian ruang dalam,” ungkapnya, Selasa (30/6).
Sedangkan tiga ruang kelas lainnya, progres pembangunnya baru mencapai 65 persen. Karena tiga ruang kelas ini masuk dalam kategori rusak berat. ”Sebelumnya hanya rehab saja, namun karena kondisinya parah akhirnya bantuannya jadi usulan RKB (ruang kelas baru). Sehingga pengerjaannya agak lama,” imbuh dia.
Dengan demikian, untuk sementara waktu siswa MI Guppi terpaksa kembali menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM) di gedung serbaguna. Menyusul, pengerjaan gedung hingga kini diketahui belum tuntas.
Padahal, dalam waktu dua minggu ke depan tahun ajaran baru 2026/2027 sudah dimulai. ”Prediksi kami lebih cepat tuntas September nanti, meskipun berdasarkan kontraknya, tenggat waktu pelaksanaan perbaikan berakhir Desember,” tandasnya.
Sebelumnya, MI Guppi dinyatakan berhak sebagai penerima manfaat bantuan fisik tahun anggaran 2025. Setelah sebelumnya madrasah swasta ini telah menjalani seleksi dua tahap hingga akhirnya lolos dan berhak menerima Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dengan sistem pengerjaan multiyears. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah