JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Proses pendaftaran sistem penerimaan murid baru (SPMB) SMAN/SMKN tahap kedua sudah berlangsung sejak kemarin (17/6). Dalam pendaftaran jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi hasil lomba tersebut pendaftar hanya bisa memilih satu sekolah.
Pagu jalur afirmasi SMAN sebesar 30 persen, jalur mutasi 5 persen, dan jalur prestasi hasil lomba sebesar 5 persen. Sedangkan untuk SMKN pagu jalur afirmasi 15 persen, jalur mutasi 5 persen, dan jalur prestasi hasil lomba 5 persen.
Wakasek Humas SMAN 1 Bangsal Misbahul Ulum mengatakan, pada SPMB tahap kedua, pendaftar harus memiliki dokumen sesuai dengan jalur yang dituju. Seperti Kartu Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Peserta Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk jalur afirmasi. ’’Per pukul 14.30, tahap kedua ini paling banyak didominasi pendaftar dari jalur afirmasi. Ada 140 siswa,’’ katanya.
Demikian pula di SMAN 2 Mojokerto. Dari total tiga jalur yang dibuka, pendaftar paling banyak menyerbu jalur khusus anak dari keluarga tidak mampu. ’’Di hari pertama ini, sudah melebihi kuota pendaftar. Semua tiga jalur, pendaftarnya sudah overload,’’ imbuh Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Mojokerto Shyndu Utomo.
Memang, di jalur mutasi, calon siswa baru harus menyertakan surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, dan/atau perusahaan berbadan hukum yang mempekerjakan serta surat keterangan pindah domisili (SKPD).
Di jalur prestasi hasil lomba perlu bukti atas prestasi akademik atau nonakademik mulai tingkat nasional hingga daerah. ’’Semakin banyak dokumen pendukung yang dimiliki maka potensi diterima akan semakin besar. Termasuk juga level dokumen yang dimiliki pendaftar sangat berpengaruh,’’ terangnya.
Wakasek Humas SMAN 1 Trawas Wahyu menambahkan, pendaftaran SPMB tahap dua berlangsung selama dua hari, kemarin (17/6) dan hari ini (18/6). ’’Untuk sistem pemeringkatan baru bisa diakses besok (hari ini, Red), karena saat ini masih proses pendaftaran,’’ urai dia.
Sedangkan pagu jalur afirmasi SMK dijatah sebesar 15 persen dari total pagu. Dalam tahap kedua ini, jalur prestasi hasil lomba diprediksi jadi seleksi ketat antarsiswa. Terlebih daya tampungnya hanya 5 persen dari total pagu. Praktis, pendaftar yang memiliki banyak prestasi tingkat nasional akan memiliki peluang besar lolos. (oce/fen)
Editor : Imron Arlado