KOTA - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-101 Perguruan Tamansiswa Cabang Mojokerto, SMP Tamansiswa Mojokerto menggelar berbagai kegiatan lomba bagi siswa jenjang SD/MI se-Kota dan Kabupaten Mojokerto, Sabtu (9/5). Kegiatan yang mengusung tema “Menghargai Prestasi, Semangat Membangun Negeri” tersebut berlangsung meriah di lingkungan SMP Tamansiswa Mojokerto.
Diantaranya lomba mendongeng, lomba menggambar, serta lomba Senam Anak Indonesia Hebat. 40 sekolah turut ambil bagian dalam kegiatan ini dengan jumlah peserta mencapai 200 siswa.
Sejak pagi hari, suasana sekolah tampak ramai dipenuhi peserta, guru pendamping, dan para orang tua yang datang memberikan dukungan. Keceriaan anak-anak terlihat saat mereka menampilkan kemampuan terbaik di setiap perlombaan. Sorak semangat dan tepuk tangan dari penonton turut menambah semarak suasana perayaan.
Kepala SMP Tamansiswa Mojokerto, Ki Adi Siswanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter dan pengembangan potensi peserta didik. “Melalui lomba mendongeng dan menggambar, anak-anak dilatih untuk mengasah keterampilan, kreativitas, ketekunan, serta keberanian berbicara di depan umum. Sedangkan melalui Senam Anak Indonesia Hebat, kami ingin menanamkan pola hidup sehat sejak dini kepada generasi muda,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa tema “Menghargai Prestasi, Semangat Membangun Negeri” diharapkan mampu menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat sekaligus membangun rasa percaya diri anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ki Mat Soleh selaku perwakilan Ketua Majelis Cabang Perguruan Tamansiswa Cabang Mojokerto. Dalam sambutannya, mengapresiasi semangat para peserta dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana membangun generasi muda yang kreatif, sehat, dan berkarakter.
“ Tamansiswa tidak hanya mendidik anak-anak agar cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang mandiri, percaya diri, dan mencintai budaya bangsa,” tuturnya.
Di sela-sela pelaksanaan lomba senam, para pengunjung juga disuguhi berbagai penampilan ekstrakurikuler dari siswa SMP Tamansiswa Mojokerto yang semakin menambah semarak acara. Penampilan tari tradisional berhasil memukau penonton dengan gerakan yang energik dan kompak.
Selain itu, Club Bahasa Inggris turut tampil percaya diri melalui pertunjukan berbahasa Inggris yang menghibur sekaligus edukatif.
Tidak kalah menarik, kelompok teater SMP Tamansiswa Mojokerto menampilkan keterampilan mendongeng dari Kanaya, salah satu siswa kelas tujuh SMP Tamansiswa, dan mendapat apresiasi dari para tamu undangan maupun peserta lomba.
Sementara itu, ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) juga mendapat perhatian khusus karena pada tahun ini berhasil lolos dalam ajang OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) tingkat nasional. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMP Tamansiswa Mojokerto.
Salah satu peserta lomba mendongeng mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia merasa bangga karena dapat bertemu dengan banyak teman dari sekolah lain sekaligus memperoleh pengalaman baru.
“Saya senang sekali bisa ikut lomba ini. Awalnya sempat gugup, tetapi setelah tampil jadi lebih percaya diri. Semoga tahun depan bisa ikut lagi,” ungkapnya dengan wajah ceria.
Hal senada juga disampaikan peserta lomba senam yang merasa kegiatan tersebut sangat menyenangkan karena dapat berolahraga bersama sambil menunjukkan kekompakan tim.
Antusiasme masyarakat sekitar juga tampak besar selama kegiatan berlangsung. Banyak warga yang hadir untuk menyaksikan perlombaan dan memberikan dukungan kepada para peserta. Kehangatan suasana semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam peringatan HUT ke-101 Perguruan Tamansiswa Cabang Mojokerto tahun ini.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, SMP Tamansiswa Mojokerto berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang kreatif, sehat, dan berkarakter sesuai ajaran luhur Tamansiswa, sekaligus menanamkan semangat menghargai prestasi demi membangun negeri yang lebih baik. (rif/fen)
Editor : Fendy Hermansyah