Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dana SPPG Macet Dicairkan, MBG di Kota Mojokerto Diliburkan

Yulianto Adi Nugroho • Selasa, 28 April 2026 | 10:11 WIB
DIBERHENTIKAN: Siswa SMPN 8 Mojokerto saat menikmati MBG yang dibagikan beberapa waktu lalu. Kemarin (27/4) terdapat satu SPPG di Kota Mojokerto yang memutuskan libur karena dana dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum turun. (dok JPRM)
DIBERHENTIKAN: Siswa SMPN 8 Mojokerto saat menikmati MBG yang dibagikan beberapa waktu lalu. Kemarin (27/4) terdapat satu SPPG di Kota Mojokerto yang memutuskan libur karena dana dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum turun. (dok JPRM)

 

’’Kami akan terus berkomunikasi dengan pihak pusat semoga anggaran segera turun,’’

Faril Ahmad

Kepala SPPG Kedundung 002

 

1.392 Siswa di Kota Terdampak

KOTA - Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Mojokerto kembali terkendala. Kemarin (27/4), terdapat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memutuskan libur karena dana dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum turun. 

Kondisi ini dialami SPPG Kedundung 002 yang beralamat di Gang Macan, Lingkungan Sekar Putih, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari. Kepada satuan pendidikan, SPPG memberitahukan penyaluran MBG untuk siswa sekolah libur sementara waktu mulai Senin (27/4) hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan. 

Pihak SPPG menyebut adanya keterlambatan pencairan dana banper (bantuan pemerintah) dari pusat, sehingga berdampak pada penundaan pelaksanaan program MBG. ’’Kami akan terus berkomunikasi dengan pihak pusat semoga anggaran segera turun,’’ kata Kepala SPPG Kedundung 002 Faril Ahmad dalam surat pemberitahuan yang disampaikan ke sekolah penerima MBG.

SPPG menyatakan akan beroperasi kembali apabila dana banper sudah turun. Mereka pun meminta maaf kepada sekolah atas adanya kendala tersebut. ’’Itu semua di luar kendali kami pihak SPPG,’’ imbuhnya.  

Sementara itu, Kepala Korwil BGN Kota Mojokerto Rahmad Rihfari tak merespons konfirmasi kendala yang dialami SPPG sehingga penyaluran MBG mandek. Informasi yang dihimpun, SPPG Kedundung 002 melayani sejumlah sekolah dengan total sebanyak 1.392 porsi MBG per hari. 

Berdasarkan penelusuran, macetnya pencairan dana dari BGN ke SPPG yang berakibat disetopnya penyaluran MBG bisa disebabkan sejumlah hal, seperti kendala administrasi, data bank, keterlambatan laporan saldo virtual account (VA) harian, hingga kendala sistem dan teknis.

Proses pencairan dana untuk setiap SPPG berbeda. Karena itu, kasus keterlambatan transfer dana operasional yang dialami SPPG Kedundung 002 tak dialami SPPG lain. Misalnya, SPPG Wates, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, yang menyatakan penyaluran MBG tetap berjalan normal. ’’Dapur kami tetap jalan seperti biasa,’’ kata perwakilan Satgas SPPG Wates Didik, kemarin (27/4).

Masalahnya, kendala pencairan dana yang berdampak pada terganggunya penerimaan MBG kerap terjadi. Sebelumnya, sejumlah SPPG di Kota Mojokerto juga mengalami masalah serupa, sehingga ribuan anak sekolah tak mendapat MBG selama berhari-hari. (adi/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#dana macet mbg libur #SPPG Kota Mojokerto #mbg kota mojokerto