BERTEPATAN dengan momen Hari Kartini, puluhan siswa SMPN 1 Bangsal mendadak menjadi jurnalis muda, kemarin (21/4). Mereka menjalani pelatihan jurnalistik dalam program Jurnalis Mengajar yang diinisiasi Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM). Sedikitnya ada 80 siswa di sekolah tersebut menerima ilmu pengetahuan tentang jurnalistik secara teori maupun praktik. Kendati baru pertama kali digulirkan, namun semangat para siswa untuk menjadi jurnalis muda cukup antusias.
’’Di momen peringatan Hari Kartini ini, kami harap anak-anak bisa meneladani semangat Kartini yang terus berani menyuarakan kebenaran,’’ kata Kepala SMPN 1 Bangsal Farida Hanim. Dia menuturkan, pelatihan jurnalistik ini sangat penting bagi siswa masa kini. Khususnya, dalam hal agar mereka memiliki kemampuan dasar dalam menulis berita. Termasuk meningkatkan literasi media dengan membedakan antara fakta dan opini sebelum disebarkan ke khalayak luas. ’’Sehingga ini juga untuk melatih siswa SMPN 1 Bangsal berpikir kreatif dan kritis,’’ paparnya.
Tidak hanya dibekali materi, para siswa juga diajak praktik melakukan peliputan dan wawancara langsung ke lapangan. Uniknya, topik tugas liputan tersebut mengangkat tema Hari Kartini. ”Kami berharap usai pelatihan nanti, para siswa mampu menulis sekaligus mengemas bentuk informasi kegiatan mereka dengan kaidah jurnalistik yang benar,’’ harapnya. Dalam praktik peliputan yang dilanjutkan penulisan berita tersebut, para siswa didampingi langsung Manajer Iklan JPRM Ahmad Basuni.
Dia mengungkapkan, Jurnalis Mengajar ini adalah komitmen JPRM dalam mendukung program pendidikan dengan memberikan edukasi tentang produk jurnalistik. Nantinya, lanjut dia, karya jurnalistik tersebut bisa disandingkan dengan perkembangan teknologi yang serbacepat saat ini. ’’Yang kita tekankan, pasca pelatihan ini para siswa bisa lebih berhati-hati dalam memahami informasi maupun bentuk tulisan. Lakukan verifikasi dan validasi dulu sebelum share,’’ tandas Basuni. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah