JAWA POS RADAR MOJOKERTO- Membaca merupakan salah satu kegiatan penting untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan wawasan, serta dapat membantu siswi berpikir lebih kritis. Selain itu, membaca juga mampu meningkatkan konsentrasi dan memperluas pengetahuan. Manfaat membaca sangat banyak, seperti menambah ilmu, melatih kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan daya ingat. Dengan sering membaca, siswi bilingual class memiliki peluang lebih besar untuk meraih prestasi akademik karena wawasan mereka menjadi lebih luas.
Membaca buku juga dapat melatih saraf sensorik dan motorik, meskipun perkembangan setiap anak berbeda-beda. Hal ini tentu berbeda dengan membaca melalui gadget, karena buku merupakan media utama dalam menyampaikan ilmu pengetahuan secara umum. Buku sering disebut sebagai jendela dunia, karena melalui membaca buku kita dapat membuka wawasan dan mengetahui berbagai hal dari berbagai tempat. Oleh karena itu, membaca buku sangat penting bagi setiap anak.
Sebenarnya ada banyak cara untuk mendapatkan informasi selain dari gadget atau media sosial. Dengan membiasakan diri membaca, kita akan semakin terbiasa menjadikan membaca sebagai kegiatan sehari-hari. Hal ini juga penting karena masih banyak anak di luar sana yang belum mendapatkan kesempatan pendidikan. Maka dari itu, waktu yang ada sebaiknya dimanfaatkan dengan baik untuk membaca. Melalui membaca buku, seseorang juga dapat meraih prestasi akademik maupun mengikuti berbagai lomba. Dengan demikian, buku dapat dianggap sebagai jembatan ilmu.
Baca Juga: Daftar Candi Peninggalan Majapahit yang Wajib Dikunjungi Minimal Sekali Seumur Hidup
Penelitian ini juga didukung oleh penelitian lain yang membahas kebiasaan membaca siswa di perpustakaan sekolah, seperti di SMPN 5 Bogor. Penelitian tersebut mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi kebiasaan membaca, persepsi siswa terhadap perpustakaan, serta kendala yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.
Selain itu, terdapat penelitian lain mengenai penerapan program bilingual class dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan Arab pada siswi di MTs 2 Nurul Islam. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kebiasaan membaca dalam program bilingual class mampu meningkatkan keterampilan berbahasa kedua bahasa tersebut. Program bilingual bertujuan untuk mempermudah siswi dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dan Arab dengan baik. Hal ini penting di era globalisasi, karena kedua bahasa tersebut banyak digunakan dalam kehidupan internasional.
Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah metode kualitatif dengan desain studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian, seperti perilaku, persepsi, motivasi, dan tindakan secara menyeluruh. Data disajikan dalam bentuk deskripsi yang sesuai dengan kondisi nyata. Penelitian dengan judul pengaruh membaca buku terhadap prestasi akademik siswi bilingual class ini dilakukan melalui wawancara dan studi lapangan di Pondok Pesantren Nurul Islam 2, Tunggal Pager, Mojokerto, Jawa Timur.
Hasil wawancara menunjukkan bahwa kebiasaan membaca yang sudah dilakukan sejak kelas 7 membantu siswi meraih banyak prestasi karena wawasan mereka menjadi lebih luas. Kebiasaan membaca juga membuat siswi lebih unggul, karena mereka sering mempelajari kosakata setiap hari sehingga lebih mudah mengucapkan dan memahami bahasa yang dipelajari. Selain itu, manfaat membaca bagi siswi kelas 10 bilingual adalah meningkatkan kelancaran berbahasa tanpa harus mengulang-ulang hafalan. Kegiatan membaca biasanya dilakukan sebelum pelajaran dimulai sebagai kebiasaan harian.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kebiasaan membaca memiliki pengaruh positif terhadap prestasi siswi. Kebiasaan ini memberikan banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan kemampuan akademik dan keterampilan berbahasa. Melalui membaca, khususnya dalam mempelajari kosakata, siswi bilingual dapat memahami dan menghafal bahasa asing dengan lebih mudah. Selain itu, mereka juga menjadi lebih lancar dalam berbicara.
Kebiasaan membaca memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi akademik siswi bilingual class. Kebiasaan membaca yang dilakukan secara rutin sejak dini mampu memperluas wawasan, meningkatkan penguasaan kosakata, serta melatih kemampuan berpikir kritis. Selain itu, kebiasaan ini juga meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris dan Arab, sehingga siswi menjadi lebih percaya diri dalam berkomunikasi. Hal ini berdampak pada keunggulan akademik yang mereka capai dibandingkan dengan siswa yang kurang memiliki kebiasaan membaca. (*)
*) 9 Social Class MTs 2 Nurul Islam Mojokerto
Pembimbing: Inayatu Khoirul Magfiroh, M.Pd
Editor : Imron Arlado