”Karena jabatan ini adalah amanah, saya berharap para kepala sekolah menjadi pemimpin yang visioner, inovatif, dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan ke depan.’’
Pinky Hidayati
Kepala Cabdindik Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto
Dua Guru Promosi, Enam di Antaranya Dimutasi
MOJOKERTO RAYA – Gelombang mutasi dan promosi jabatan kepala SMA/SMK negeri di Mojokerto Raya kembali bergulir. Kemarin (31/3), Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Pinky Hidayati memimpin serah terima jabatan (sertijab) para kasek (kepala sekolah) yang dimutasi maupun mendapat promosi tersebut.
Sertijab bertempat di SMKN 1 Dlanggu itu memunculkan nama-nama baru. Di antaranya Dwi Fendi Dadang Adrianto yang sebelumnya merangkap kepala SMKN 1 Sooko dan SMKN 1 Jetis, resmi didefinitifkan sebagai kepala SMKN 1 Jetis.
Kemudian, wajah baru mengisi kursi Kepala SMKN 1 Sooko, Erna Sri Indrawati. Sebelumnya dia merupakan guru di SMKN 1 Dlanggu. Irni Istiqomah yang sebelumnya menjabat sebagai kepala SMKN 1 Dlanggu, turut mengalami perubahan. Ia kini ditunjuk memimpin SMKN 1 Kemlagi. Jabatan yang ditinggalkan Irni lantas diisi oleh Johan Bahrudin yang sebelumnya menjabat sebagai kepala SMAN 1 Gondang.
Nama lain yang ikut dalam gerbong pelantikan adalah Samsuari. Mantan kepala SMAN 1 Trawas ini mengisi kursi kepala SMAN 1 Gondang. Sementara untuk posisi yang ia tinggalkan, diisi sosok anyar, Suyud Prabudi, yang sebelumnya menjabat kepala SMAN 1 Plemahan, Kediri.
Kemudian, kursi kepala SMKN 1 Jatirejo yang sebelumnya kosong karena pensiun, saat ini diduduki Achmad Mukhlason. Jabatan Kepala SMKN 2 Mojokerto yang ditinggalkan Achmad Mukhlason, digantikan oleh Iswahyudi, mantan wakasek humas SMKN 1 Jetis yang mendapatkan promosi.
Pinky menuturkan, sertijab tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat tata kelola dan meningkatkan mutu pendidikan menengah. Para kepala sekolah, lanjut dia, diharapkan mampu meningkatkan kualitas manajemen sekolah, prestasi peserta didik, serta profesionalisme tenaga pendidik di masing-masing satuan pendidikan.
’’SPMT (surat perintah melaksanakan tugas) ini terhitung berlaku mulai 1 April. Sehingga mulai besok (hari ini, Red) para kepala sekolah yang sudah dilantik ini bisa memulai tugasnya di sekolah yang baru dan berpamitan ke sekolah lama,’’ jelasnya.
Sebelumnya, melalui surat keputusan (SK), pengisian kepala sekolah di wilayah Mojokerto Raya sudah berlangsung pada 26 Maret lalu. Gubernur Jatim Khofifah Indar Prawansa secara resmi melantik ratusan kepala sekolah lain se-Jawa Timur di Grahadi.
Pinky mengingatkan agar para kepala sekolah yang baru memahami dengan baik visi dan misi gubernur dan wakil gubernur Jatim. Sehingga dapat diselaraskan dengan program pendidikan di sekolah masing-masing. ’’Artinya, kita semua tenang dan siap melangkah lebih maju, seyogianya dalam waktu pelantikan ini, mereka yang sudah dilantik harus mulai berancang visi misi di sekolah yang baru,’’ imbuhnya.
Kendati demikian, ia mengimbau agar para kepala sekolah yang baru tetap memperhatikan inovasi dan aturan sekolah lama. Sebab, kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai motor penggerak perubahan di lingkungan sekolah.
’’Baik kepala sekolah promosi atau mutasi agar tetap memperhatikan inovasi dan aturan sekolah lama. Karena jabatan ini adalah amanah, saya berharap para kepala sekolah menjadi pemimpin yang visioner, inovatif, dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan ke depan,’’ tandasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah