Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Awal April, Siswa SMP di Mojokerto Jalani TKA Perdana

Indah Oceananda • Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:27 WIB
JADI GAMBARAN: Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar meninjau pelaksanaan gladi bersih TKA, beberapa waktu lalu. Awal bulan ini, siswa SMP bakal jalani tes perdana tersebut. (Oce JPRM)
JADI GAMBARAN: Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar meninjau pelaksanaan gladi bersih TKA, beberapa waktu lalu. Awal bulan ini, siswa SMP bakal jalani tes perdana tersebut. (Oce JPRM)

 

Tersisa Waktu Sepekan untuk Persiapan Tes 

KABUPATEN - Pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA) perdana kian dekat. Siswa SD kelas VI dan SMP kelas IX harus belajar lebih rajin. Sebab, mereka hanya punya waktu sepekan setelah libur Lebaran untuk menuju tes pengganti ujian nasional (UN) tersebut. 

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar mengatakan, kegiatan belajar mengajar (KBM) kembali dimulai kembali Senin (30/3). Sesuai jadwal resmi dari pemerintah pusat, TKA perdana akan berlangsung pada 6-9 April mendatang. ’’Artinya, untuk persiapan TKA setelah Lebaran, para guru dan siswa hanya memiliki waktu lima hari, kurang lebih seminggu,’’ katanya. 

Dia menyatakan, pelaksanaan TKA pada 6-9 April tersebut diawali dari jenjang SMP. Kemudian untuk tingkat SD, pelaksanaan TKA berlangsung pada 20-30 April. Sebelum itu, ada tahapan yang wajib dilakukan pihak sekolah. Seperti pendaftaran yang berlangsung pada 19 Januari hingga 28 Februari lalu. ’’Untuk total peserta yang ikut di jenjang SD sebanyak 10.408 siswa, dan jenjang SMP 11.674. Baik sekolah negeri maupun swasta, kami wajibkan untuk ikut TKA,’’ imbuh Amsar. 

Untuk persiapan menghadapi TKA, beberapa waktu lalu satuan pendidikan telah menjalani gladi bersih. Amsar menambahkan, persiapan teknis juga telah dilakukan. Di antaranya penyediaan tenaga teknis, sarana dan prasarana, serta skema pelaksanaan TKA yang dirancang berbasis dare atau semi bold. ’’Untuk kebutuhan sarpras sudah kita tinjau, semua sekolah aman dan bisa melaksanakan TKA mandiri di sekolah masing-masing,’’ paparnya. 

Di samping itu, para guru juga telah menyiapkan siswa sejak akhir November 2025 lalu. Yakni, melalui pembelajaran soal-soal berkarakter TKA, penguatan materi, hingga pendampingan kesiapan psikologis peserta didik menghadapi asesmen.Mata pelajaran (mapel) yang diujikan dalam TKA nanti meliputi, bahasa Indonesia dan matematika dengan pendekatan terintegrasi. Soal bahasa Indonesia, misalnya, disajikan dalam konteks sosial, sains, hingga teknologi. ”Bentuk soalnya meliputi, pilihan ganda tunggal, pilihan ganda kompleks, dan menjodohkan,” imbuhnya. 

Amsar menuturkan, TKA bersifat penilaian individu. Kendati dispendik mewajibkan, namun hasil TKA tidak menjadi syarat kelulusan. Adapun sertifikat hasil TKA sedianya akan diterbitkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai gambaran kemampuan akademik siswa. ”Kelulusan tetap ditentukan oleh ujian sekolah dan ketentuan masing-masing satuan pendidikan,” tandasnya. (oce/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#kepala dispendik kabupaten mojokerto #siswa smp mojokerto #siswa mojokerto #tka mojokerto #dispendik kabupaten mojokerto #dispendik mojokerto #Sekolah mojokerto