Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Menu MBG Ramadan di Mojokerto Diganti Snack

Yulianto Adi Nugroho • Selasa, 17 Februari 2026 | 05:55 WIB

 

BATAL DIBAGIKAN: SMAN 2 Mojokerto menjadi salah satu penerima manfaat program MBG yang dikelola SPPG Wates, Kecamatan Magersari. Mulai kemarin (18/12), lembaga ini tidak mendapat jatah lagi dari unit
BATAL DIBAGIKAN: SMAN 2 Mojokerto menjadi salah satu penerima manfaat program MBG yang dikelola SPPG Wates, Kecamatan Magersari. Mulai kemarin (18/12), lembaga ini tidak mendapat jatah lagi dari unit
 

Dibagikan Pagi untuk Buka Puasa 

KOTA – Distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berlanjut selama Ramadan. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Mojokerto bakal mengganti menu basah menjadi makanan kering atau snack. Perubahan menu dilakukan dengan maksud makanan dikonsumsi saat waktu berbuka puasa. 

SPPG Wates, Kecamatan Magersari, menjadi salah satu dapur yang telah menyiapkan skema penyaluran MBG pada Ramadan. Perwakilan Satgas SPPG Wates Didik mengatakan, program MBG tetap berjalan normal selama bulan puasa. Hanya saja makanan yang didistribusikan kepada penerima diganti menjadi menu kering. ”Berupa keringan snack,” ujarnya, kemarin (16/2). 

Selama ini, SPPG yang berdiri di Lingkungan Karanglo Gang 1, Kelurahan Wates, itu melayani 3.997 penerima MBG. Jumlah tersebut terdiri dari 13 sekolah dan tujuh posyandu. Menu yang dimasak setiap hari bervariasi, seperti nasi untuk sumber karbohidrat, ayam sebagai sumber protein, sayuran, buah, dan lauk-pauk. 

Didik menyatakan, meskipun mengalami perubahan bentuk menu, penyaluran MBG tetap dilakukan seperti biasa. Makanan tetap didistribusikan pada pagi hari. ”Seperti biasa,” tandasnya. 

Sekretaris Jenderal Komnas PA Jatim Jaka Prima menyatakan, berdasarkan informasi yang ia terima, MBG tidak libur selama puasa. Makanan yang disalurkan berupa menu yang bisa awet sampai waktu berbuka. ”Jadi, anak-anak sekolah, khususnya yang beragama Islam, disuruh makan MBG pada saat buka puasa,” ujarnya. 

Menurutnya, menu MBG berisiko basi atau bau jika dikonsumsi saat waktu berbuka puasa. Karena itu, jenis makanan yang diberikan ke sekolah harus tahan lama dan bisa dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka. ”Maka, pilihannya bisa saja seperti roti, susu, atau kurma,” ungkap pengacara asal Kota Mojokerto, itu. (adi/ris) 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#MBG Ramadan #MBG Ramadan 2026 #mbg mojokerto