- Ditemukan Wali Murid SDN Kenanten 2
- Kepala Sekolah Sebut Membahayakan Siswa
KABUPATEN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bumi Majapahit kembali menuai sorotan. Kemarin (5/2), wali murid SDN Kenanten 2, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, menemukan ulat dari dalam telur asin menu MBG yang dibagikan kepada siswa. Pihak sekolah juga menyebut telur asin yang disajikan memunculkan bau tak sedap karena diduga kurang matang.
Plt Kepala SDN Kenanten 2 Ririn Faridah mengungkapkan, ulat tersebut ditemukan di telur asin yang tak lain menjadi paket menu MBG. Hal itu diketahui setelah sekolah menerima laporan dari wali murid. ”MBG-nya memang dibawa pulang, terus pas diperiksa sama orang tuanya, ada ulat di dalam telur asinnya,” kata dia, kemarin.
Dari temuan itu, Ririn lantas menyampaikan langsung ke SPPG Tambakagung, Kecamatan Puri, sebagai penyedia menu MBG. Namun, hingga kemarin petang dirinya mengaku belum mendapat respons dari unit dapur MBG tersebut. ”Sudah kita laporkan, tapi belum ada tindak lanjut dari SPPG-nya,” imbuhnya.
Dia menambahkan, selain temuan ulat dalam telur asin, memang sempat ada laporan dari beberapa siswa yang mengeluhkan bau busuk dari telur asin tersebut. ”Iya, ada laporan sempat bau juga, mungkin masaknya kurang matang. Jadi bau dan berulat,” tegasnya.
Dia menuturkan, terkait temuan menu MBG bermasalah yang disajikan kepada para siswa tersebut, sekolah kini merasa waswas akan kondisi kesehatan anak didik mereka. Sehingga, pihaknya berharap, SPPG lebih teliti lagi dalam menyajikan menu MBG yang akan dikonsumsi siswa.
Agar tidak berdampak terhadap kesehatan dan memicu masalah pasca siswa mengonsumsi menu MBG. ”Kita jelas khawatir, apalagi baru saja terjadi keracunan beberapa waktu lalu. Kalau belum matang atau tidak layak, sebaiknya tidak disajikan ke siswa, ini membahayakan,” tandasnya.
Sementara itu, hingga kemarin baik pengelola SPPG Tambakagung maupun Korwil Badan Gizi Nasionl (BGN) Mojokerto Rosidian Prasetyo belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Mojokerto terkait temuan wali murid di SDN Kenanten 2 tersebut.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto Dyan Anggrahini Sulistyowati menuturkan, pihaknya belum mendapatkan informasi adanya temuan tersebut.
Namun, dia memastikan akan melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap temuan menu MBG bermasalah di SDN Kenanten 2 tersebut. ”Saya koordinasikan dulu dengan dinas pendidikan, karena sampai saat ini belum ada laporan temuan tersebut ke kami. Mohon waktu,” jelasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah