Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemkab Mojokerto Alokasikan Anggaran Insentif Guru TPQ Rp 7,5 Miliar

Khudori Aliandu • Jumat, 6 Februari 2026 | 09:00 WIB

 

PROGRAM UNGGULAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menyalurkan insentif guru TPQ tahun lalu
PROGRAM UNGGULAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menyalurkan insentif guru TPQ tahun lalu

KABUPATEN - Sekitar 6 ribuan guru taman pendidikan Alquran (TPQ) di Kabupaten Mojokerto bakal kembali menerima insentif tahun ini. Dengan alokasi anggaran senilai Rp 7,5 miliar, para pendidik nonformal ini bakal mendapatkan tunjangan senilai Rp 1.250.000 per orang per tahun. 

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mojokerto Teguh Gunarko mengatakan, kesejahteraan guru TPQ di Kabupaten Mojokerto tetap menjadi perhatian pemkab.

Di tengah pemangkasan transfer pusat ke daerah (TKD) yang begitu besar, tak lantas membuat pemda mengabaikan kesejahreraan para pendidik nonformal tersebut. ’’Sebagaimana komitmen Bapak Bupati, tahun ini insentif guru TPQ tetap menjadi prioritas. Pada APBD 2026 ini, kita alokasikan sebesar Rp 7,5 miliar,’’ ungkapnya, kemarin (5/2). 

Plotting anggaran tersebut sebagai wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru di bumi Majapahit. Perhatian ini selaras dengan program prioritas Bupati Muhammad Albarraa sedari awal menjabat.

Bahkan, sebelumnya masuk dalam program 100 hari kerja bupati dan wakil bupati. ’’Plotting Rp 7,5 miliar ini sebagai insentif guru TPQ, dengan masing-masing guru mendapatkan Rp 1.250.000 juta per tahun (per orang),’’ papar Teguh. 

Meski angka tersebut tak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya, Teguh memastikan, nilai tersebut mengalami kenaikan jika dibanding dua tahun lalu yang hanya di kisaran Rp 500 ribu per orang per tahun.

’’Kenaikan insentif dalam dua tahun terakhir ini adalah bentuk penghargaan dan perhatian Pemkab Mojokerto atas dedikasi para pendidik TPQ dalam mencetak generasi Qurani,’’ terangnya.

Tahun ini, insentif tersebut bakal disalurkan pada semester pertama yang akan dicairkan langsung ke masing-masing renening penerima. 

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Mojokerto Nunuk Djatmiko menambahkan, pemerintah daerah (pemda) akan terus melanjutkan komitmennya untuk kesejahteraan para pendidik nonformal.

Hal itu dibuktikan dengan konsistensi anggaran yang di-plotting untuk pemberian insentif mereka tahun ini. ’’Itu menjadi bukti konsisten pemerintah terhadap kesejahteraan para guru TPQ,’’ imbuhnya.

Dia menegaskan, pemda memastikan penyalurannya akan lebih cepat dibanding tahun lalu. Terlebih tahun ini anggarannya sudah terkover dalam APBD induk. 

Sedangkan terkait mekanisme penyaluran insentif, lanjutnya, akan langsung ke rekening penerima. Hal ini sekaligus sebagai wujud transparansi dan memastikan tidak ada potongan.

’’Saat ini kan DPA masih proses, tapi yang pasti penyalurannya akan lebih cepat, karena tidak perlu verfikasi dan validasi lagi seperti tahun-tahun sebelumnya. Data penerima sudah jelas, sebanyak 6 ribuan guru TPQ, ’’ pungkas Nunuk. (ori/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#Pemkab Mojokerto #insentif guru TPQ #guru TPQ