- MI Guppi Tersentuh Program Revitalisasi
- Pelaksanaan Pembangunan Segera Terealisasi
KOTA – Usai tertunda selama satu tahun, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Guppi yang diwacanakan mendapat bantuan perbaikan gedung dari pemerintah pusat akhirnya menemui titik terang. Sebab, dalam waktu dekat, sekolah swasta di Lingkungan Balongrawe, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, itu bakal tersentuh revitalisasi total.
Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mojokerto Pipin Sugiyanto mengungkapkan, program yang berasal dari Kementerian PUPR tersebut sudah melalui proses lelang. Di mana, program yang bersifat multiyears ini wacananya dilaksanakan tahun ini.
’’Insya Allah tahun ini mulai pengerjaan, tapi berkontraknya sampai 23 Desember nanti. Jadi, selama satu tahun ini proyek itu dikerjakan dan harus selesai sebelum masa kontraknya habis,’’ katanya, Rabu (21/1).
Meski demikian, Pipin belum mengetahui kepastian waktu pengerjaan perbaikan dimulai. Namun, dia memastikan lembaga tersebut sebelumnya sudah disurvei dan dilakukan pengukuran oleh tim kementerian terkait. ’’Belum tahu mulainya kapan, tapi yang jelas MI Guppi itu sudah disurvei dan diukur oleh tim dari Kementerian PUPR,’’ paparnya.
Dari situ pula, lanjutnya, hasil survei didapati bahwa gedung MI Guppi masuk dalam kategori rusak berat. Kondisi gedung tidak layak lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. ’’Tidak layak, baik dari struktur tanah dan fondasi. Jadi, itu nantinya akan dirobohkan semua. Total ada tujuh lokal yang akan dirobohkan dalam waktu dekat,’’ imbuh Pipin.
Pihak madrasah juga tengah melakukan persiapan untuk tahap pengungsian sementara. Sebab, apabila gedung tersebut direvitalisasi, praktis aktivitas pembelajaran akan terganggu. ’’Nanti kalau pengerjaan perbaikan dimulai, madrasah maupun yayasan sudah melakukan persiapan. Untuk sementara kegiatan belajar mengajar akan dilakukan di balai RW atau gedung pertemuan yang dekat dengan madrasah,’’ imbuhnya.
Sebelumnya diketahui, MI Guppi dinyatakan sebagai penerima bantuan fisik tahun anggaran 2024 dari Kementerian PUPR. Madrasah swasta ini telah menjalani seleksi dua tahap hingga akhirnya dinyatakan lolos dari Program Hibah Transformasi Infrastruktur Pendidikan (PHTC). (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah