KOTA - SMPN 4 Mojokerto dapat dibilang sebagai sekolah dengan gerakan literasi yang apik. Setidaknya hal itu dibuktikan setiap tahunnya lembaga pendidikan negeri ini menyelenggarakan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang diikuti oleh para siswa kelas 8.
Istimewanya, tahun 2025 lalu, SMPN 4 Mojokerto mendapat apresiasi dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur berkat program yang telah dilaksanakan tersebut. ”Alhamdulillah, SMPN 4 Mojokerto tahun 2025 mendapat apresiasi UKBI kategori adaptif dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur,” kata Kepala SMPN 4 Mojokerto Mochammad Yasin, Senin (19/1).
Yasin menuturkan, UKBI SMPN 4 Mojokerto dilaksanakan mulai 2021 silam. Dari pelaksanaan pertama itu pula, sekolah yang ia pimpin mendapat apresiasi 20 besar sebagai penyelenggara UKBI terbaik. ”Dari tahun 2021 hingga saat ini menjadi program wajib yang ada di sekolah. Ini mulanya sebagai awal bagi sekolah untuk mempersiapkan kegiatan ANBK, karena melihat model soal dan juga materi soal hampir sama,” paparnya.
Dia menambahkan, berkat UKBI ini secara langsung sekolah dapat mengukur tingkat literasi para murid di SMPN 4 Mojokerto. Respons guru dan siswa pun sangat antusiasme. Sebab, program tersebut merupakan program wajib sekolah guna mengetahui tingkat kemahiran berbahasa Indonesia dan literasi para siswa. ”Untuk guru kami dorong dan mengutamakan guru bahasa terlebih dahulu,” ungkap dia.
Karena sudah menjadi program wajib sekolah, ia berharap setiap tahun SMPN 4 Mojokerto dapat terus melaksanakan kegiatan ini. Salah satunya didorong melalui kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan bahasa Indonesia menjadi salah satu mata pelajaran yang diujikan. ”Sehingga menjadi semangat kami untuk terus berupaya mengukur kemampuan bahasa Indonesia murid kami dengan kegiatan UKBI,’ pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah