Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Digerojok Ratusan Juta, Dapat Program Revitalisasi

Indah Oceananda • Kamis, 8 Januari 2026 | 10:40 WIB

 

USAI DIRESMIKAN: SLB Putra Daerah Pucuk, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, mendapat bantuan perbaikan dari pemerintah pusat dan provinsi.
USAI DIRESMIKAN: SLB Putra Daerah Pucuk, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, mendapat bantuan perbaikan dari pemerintah pusat dan provinsi.
 

Sentuh Perbaikan di Ruang Kelas SLB Putra Daerah Pucuk

KABUPATEN – Lembaga pendidikan di Mojokerto termasuk menjadi salah satu daerah yang tersentuh program rehabilitasi dan revitalisasi, khususnya bagi Sekolah Luar Biasa (SLB). Bantuan senilai ratusan juta itu dikucurkan dari anggaran APBN maupun APBD. Di antara sasarannya menyentuh SLB Putra Daerah Pucuk, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. 

Kasi SMA PKLK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Imron Rosadi mengungkapkan, lembaga tersebut masuk dalam tujuh sekolah yang menjadi sasaran program rehabilitasi dan revitalisasi dari Pemprov Jatim. 

’’Dukungan anggarannya dari pemerintah pusat maupun daerah, menggunakan APBN dan APBD. Total anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp 130 ​​miliar. Khusus untuk yang di Mojokerto, alokasinya kemarin Rp 223 juta,’’ katanya, kemarin (7/1). 

Fokus revitalisasi tersebut, lanjutnya, menyentuh rehabilitasi dan pembangunan ruang belajar serta peningkatan sarana pendukung SLB. Seperti ruang administrasi lembaga. ’’Targetnya selesai pengerjaan hingga akhir Desember 2025, baru diresmikan 2 Januari kemarin,’’ bebernya. Imron menuturkan, revitalisasi tersebut juga diharapkan mencakup penguatan fasilitas vokasi, peningkatan aksesibilitas sekolah, hingga perbaikan infrastruktur dasar. 

Di sisi lain, juga untuk menekankan pentingnya layanan utama pendukung tumbuh kembang dan kemandirian siswa. ’’Fasilitas yang sudah dibangun harus dirawat secara optimal, agar layanan pembelajaran inklusi berjalan aman dan sesuai standar,’’ imbuh dia. 

Realisasi rehabilitasi dan revitalisasi ini menjadi program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tahun 2025. Di mana, sebanyak 16.171 satuan pendidikan di seluruh Indonesia dengan alokasi anggaran sebesar Rp 16,9 triliun masuk dalam proyeksi perbaikan.

Dari jumlah tersebut terdapat 382 SLB tersebar di seluruh Indonesia dengan total anggaran mencapai Rp 526 miliar. ’’Kita berharap di tahun berikutnya SLB Mojokerto juga ada yang tersentuh program serupa dari pusat maupun provinsi,’’ tandasnya. (oce/ris)

 

 

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#Bantuan Pusat #slb mojokerto #bantuan provinsi