Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

749 Guru Madrasah Gagal Ikuti PPG

Farisma Romawan • Jumat, 28 November 2025 | 15:30 WIB
PENDIDIK: Suasana aktivitas pembelajaran di sebuah madrasah wilayah Kabupaten Mojokerto, beberapa waktu lalu.
PENDIDIK: Suasana aktivitas pembelajaran di sebuah madrasah wilayah Kabupaten Mojokerto, beberapa waktu lalu.

KABUPATEN - Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan (daljab) angkatan IV tahun 2025 kembali digelar Kemenag. Namun dari 1.196 guru yang diusulkan, 749 guru justru gagal atau tidak lolos seleksi pendidikan untuk memperoleh sertifikasi profesi tersebut. Ketidaklolosan mereka disinyalir karena administrasi yang belum lengkap.

Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Kabupaten Mojokerto Masrukhan mengatakan, hanya 447 guru yang terkonfirmasi lolos dan mengikuti PPG yang berjalan sejak 17 November lalu. Mereka merupakan guru mulai tingkat Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA) baik negeri maupun swasta yang tersebar di 18 kecamatan. ’’ 447 dari 1.196 peserta mulai RA, MI, MTs dan MA lolos PPG batch IV,’’ ungkapnya.

Masrukhan sendiri belum mengetahui pasti penyebab ketidaklolosan 749 guru yang telah diusulkan sejak 4 November lalu. Namun beberapa di antaranya disinyalir karena berkas administrasinya kurang lengkap. Termasuk masa pengabdian mereka yang minimal 2 tahun terhitung mulai tanggal pengangkatan paling lambat 30 Juni 2023.

Meski tidak lolos, namun Masrukhan memastikan mereka masih memiliki kesempatan mengikuti PPG di tahun depan. Tentunya dengan melengkapi persyaratan yang sudah ditentukan. Mulai dari terdaftar aktif di EMIS GTK pada semester berjalan, minimal lulusan S1 atau D-IV sesuai dengan mata pelajaran PPG yang diikuti; ijazahnya terverifikasi dan tervalidasi, tidak sedang mengikuti PPG di tempat lain, dan belum memiliki sertifikat pendidik. ’’Masih belum ada penjelasan pasti penyebabnya. Namun mereka masih punya kesempatan ikut seleksi PPG lagi di tahun depan,’’ tandasnya.

Program PPG daljab angkatan IV ini mencakup mata pelajaran keagamaan, umum, dan kejuruan di madrasah. Peserta yang lolos harus linear antara jurusan pendidikan dengan mata pelajaran yang diampu. Seperti fiqih, bahasa Arab, akidah akhlak, sejarah kebudayaan islam, hingga bidang teknik, seni, dan vokasional. Dengan PPG ini, diharapkan dapat memperluas kesempatan guru madrasah untuk memperoleh sertifikasi sesuai bidang keilmuannya. Sehingga bisa mendapatkan insentif setara guru profesional. (far/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#kemenag kabupaten mojokerto #guru madrasah #pendidikan profesi guru