Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

SDN Wonokusumo, Kecamatan Mojosari Wujudkan Joyful Learning dalam Pembelajaran dan Lomba Kelas

Fendy Hermansyah • Jumat, 28 November 2025 | 15:10 WIB

 

MENYENANGKAN: Joyfull learning permainan tangkap bola siswa kelas di SDN Wonokusumo, Kecamatan Mojosari.
MENYENANGKAN: Joyfull learning permainan tangkap bola siswa kelas di SDN Wonokusumo, Kecamatan Mojosari.

SDN Wonokusumo, Kecamatan Mojosari menerapkan Joyful Learning dalam pembelajaran pada Kamis (27/11). Joyfull learning berupa permainan tangkap bola siswa di SDN Wonokusumo ini diikuti dengan antusias para siswa. Selain itu, sekolah juga menggelar lomba keindahan kelas.

Kepala SDN Wonokusumo Nurul Fadilah menjelaskan, permainan (games) menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah, terutama bagi anak-anak. ’’Permainan ini bisa menjadi media mengajar yang sangat efektif dan menyenangkan dalam proses pembelajaran,’’ katanya.

LOMBA: Dewan juri dari Korwil Kecamatan Mojosari  dan pengawas menilai lomba kelas di SDN Wonokusumo, Kecamatan Mojosari.
LOMBA: Dewan juri dari Korwil Kecamatan Mojosari dan pengawas menilai lomba kelas di SDN Wonokusumo, Kecamatan Mojosari.

Menurutnya, dengan mengintegrasikan games ke dalam pembelajaran, guru bisa menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mendukung konsep Joyful Learning. ’’Joyful Learning adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang menekankan pentingnya kebahagiaan dan semangat saat belajar sehingga peserta didik lebih antusias dalam belajar,’’ ujarnya.

Ketika siswa merasa senang dan terlibat, mereka lebih mudah memahami dan mengingat materi, serta semakin semangat untuk berangkat ke sekolah keesokan harinya. ’’Pendekatan ini tidak hanya membuat siswa lebih antusias, tetapi juga membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial-emosional serta jiwa kompetitif,’’ tambahnya.

DISIPLIN: Pembiasaan sebelum masuk kelas di SDN Wonokusumo, Kecamatan Mojosari.
DISIPLIN: Pembiasaan sebelum masuk kelas di SDN Wonokusumo, Kecamatan Mojosari.

Model pembelajaran ini juga meningkatkan keterlibatan siswa dalam permainan dapat menarik perhatian siswa. Lantaran, ini cara yang tidak bisa dilakukan oleh metode tradisional, yang kadang-kadang terlihat membosankan bagi sebagian siswa. ’’Dengan elemen kompetisi dan tantangan, siswa lebih termotivasi untuk berpartisipasi aktif karena semangat untuk memenangkan perlombaan,’’ tandasnya.

Untuk mendukung Joyfull Learning dibutuhkan kelas yang representatif nyaman dan menyenangkan, maka hal itu bisa memotivasi guru dan wali murid dalam mewujudkannya melalui mengadakan lomba keindahan kelas. Lomba itu menggandeng pengawas Silfia Safalufi, S.Kom dan Munif Soleh dari Korwil Kecamatan  Mojosari sebagai dewan juri. ’’Lomba keindahan kelas yang melibatkan guru dan orang tua dengan dewan juri dari Korwil Kecamatan Mojosari dan pengawas. Orang tua dan guru bisa berkolaborasi dengan siswa untuk menghias kelas agar menjadi nyaman dan indah sesuai tema yang dipilih,’’ pungkasnya. (bas/fen)

SEMANGAT: Pembinaan siswa berprestasi mapel MIPA di SDN Wonokusumo, Kecamatan Mojosari
SEMANGAT: Pembinaan siswa berprestasi mapel MIPA di SDN Wonokusumo, Kecamatan Mojosari
Editor : Hendra Junaedi
#Joyful Learning #Mojosari Mojokerto #pembelajaran meaningful #SDN Wonokusumo #Lomba Kelas