SDN Wonokusumo Kecamatan Mojosari menggelar kegiatan parenting bertema Kolaborasi Antara Sekolah dan Orang Tua dalam Mewujudkan Sekolah Ramah Anak, Senin(24/11). Sebagai narasumber utama, psikolog, Sabarani S.Psi, MM.Kes, M.Psi, Psikolog CIT dari Sabrina Traning Center yang juga dari trainer sertified Komite Akreditasi Nasional (BSN-KAN).
Kegiatan ini dihadiri orang tua peserta didik kelas I dan para guru SDN Wonokusumo. Ini sebagai bentuk penguatan sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Narasumber utama, Sabarani S.Psi, MM.Kes, M.Psi, Psikolog CIT mengatakan, Sekolah Ramah Anak (SRA) menurut Permen PPPA No. 8 Tahun 2014 adalah satuan pendidikan yang aman, bersih, sehat, inklusif, dan nyaman, di mana setiap anak terhindar dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan salah, serta hak dan perlindungannya terjamin. ’’Ini diwujudkan melalui kebijakan dan program yang mendukung partisipasi anak dalam perencanaan, pembelajaran, dan pengawasan. Sekaligus upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan bagi anak anak di SDN Wonokusumo melalui program Sekolah Ramah Anak (SRA),’’ tandasnya.
Kepala SDN Wonokusumo Nurul Fadilah menegaskan, keberhasilan pendidikan anak tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga peran aktif orang tua di rumah. ’’Pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga di rumah. Dengan komunikasi dan kerjasama yang baik antara guru dan orang tua, kita dapat membentuk karakter dan prestasi anak secara seimbang,’’ ujarnya.
Dia menekankan, keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi setiap anak. ’’Orang tua adalah guru sejati yang pertama dikenal anak. Rumah yang penuh kasih sayang, disiplin, dan teladan baik akan menjadi sekolah terbaik bagi pembentukan karakter,’’ ungkapnya.
Dia juga mengingatkan pentingnya pola komunikasi positif dalam keluarga serta peran orang tua dalam menciptakan suasana rumah yang ramah anak dan bebas dari kekerasan, baik fisik maupun verbal. Melalui kegiatan ini, para orang tua diharapkan semakin memahami dan menguatkan perannya dalam mendidik sekaligus melindungi anak, selaras dengan nilai-nilai pendidikan yang ditanamkan di sekolah. ’’Acara berlangsung interaktif dan penuh kehangatan. Banyak orang tua yang antusias dan tidak ngantuk hingga akhir acara,’’ tuturnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SDN Wonokusumo menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi antara sekolah, komite, keluarga, dan masyarakat untuk menciptakan generasi berkarakter, berakhlak, dan berprestasi. ’’Sebagai sekolah ramah anak kami terus menitikberatkan pembelajaran yang berpusat pada murid, termasuk melalui penguatan peran orang tua dalam pendidikan,’’ pungkasnya. (bas/fen)
Editor : Hendra Junaedi