Guru bahasa Indonesia SMPN 2 Mojoanyar Sri Hariani, S.Pd, berkomitmen meningkatkan kemampuan literasi siswa melalui berbagai kegiatan pembinaan. Konsep literasi ditanamkan pada diri siswa lewat pembiasaan, kegiatan lomba, hingga diklat. Yani, sapaan Sri Hariani, mengatakan, seorang guru memiliki peran sangat besar dalam membentuk masa depan siswa. Baginya, guru bukan sekadar mengajar materi di kelas, tetapi juga memiliki peran yang lebih luas.
Antara lain menjadi pembimbing yang menuntut siswa dalam memahami ilmu pengetahuan dan mengembangkan potensinya secara optimal. Selain itu, guru juga menjadi inspirator yang menginspirasi siswa untuk mencapai tujuan dan mewujudkan impian mereka. Dalam hal ini, seorang guru juga harus menjadi teladan yang baik dalam berperilaku dan berakhlak, serta senantiasa memotivasi siswa untuk belajar dan berkembang. ”Yang terakhir bagi saya, guru juga berperan sebagai pengembang karakter yang membantu membentuk karakter dan kepribadian siswa,” tuturnya.
Dalam kegiatan pembelajaran, Yani bersama guru-guru lain menerapkan berbagai inovasi sebagai pembina literasi di sekolah. Di antaranya dengan mengadakan lomba membuat sudut baca kelas atau pojok literasi, pemilihan duta literasi tiap kelas, hingga pembiasaan membaca 15 menit sebelum belajar. Selain itu, untuk merangsang kemampuan siswa, sekolah juga menggelar lomba menulis dongeng tentang cinta lingkungan dan mendongeng antarkelas, lomba cipta dan baca puisi antarkelas, hingga mengadakan diklat membuat mading dan poster digital.
”Hasil yang nyata dari kegiatan membuat sudut baca kelas adalah siswa sangat antusias berkreasi menata ruang kelas mereka agar nyaman untuk kegiatan membaca, mereka mendokumentasikan kegiatan mereka di sudut baca, berkarya dengan mendongeng, dan membuat ulasan buku cerita, berkarya membuat mading dan poster,” jelas Yani. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi