MEMBENTUK siswa berkarakter, berpengetahuan dan berkompeten di tengah era serba digital ini menjadi salah satu tujuan Eva Dyah Susanti, S.Pd. SD menjadi pendidik. Sejumlah terobosan pembelajaran diterapkan agar para anak didik mampu berkembang secara utuh sesuai minat dan bakat.
Sejak tiga tahun terakhir didapuk sebagai Kepala SDN Simongagrok 1, Eva menerapkan pembelajaran inovatif berbasis teknologi di masing-masing tingkatan kelas. Tujuannya tak lain, meningkatkan minat belajar maupun menumbuhkan keterampilan siswa di abad ke-21 ini. ’’Para guru memanfaatkan berbagai media interaktif digital dan aplikasi edukatif sederhana. Seperti dengan Quizizz, podcast edukatif, video pembelajaran dan yang terbaru TV Smart,’’ jelasnya.
Tak ayal, kurun tiga tahun terakhir, sekolah dasar negeri di barat Kecamatan Dawarblandong ini bertahap menuai prestasi akademik maupun non-akademik tingkat kecamatan. Meski begitu, lanjut Eva, bukan berarti selama mengajar di SDN Simongagrok 1 para guru tak mendapati kendala. Perbedaan latar belakang dan karakter siswa jadi salah satunya faktor yang cukup berpengaruh.
Kemudian, paparan media sosial dari pemakaian gawai turut mempengaruhi perilaku serta konsentrasi belajar anak didik. ’’Sehingga kami perlu strategi khusus dalam menanamkan literasi digital dan pengendalian diri. Juga pendekatan pembelajaran yang berbeda-beda agar semua siswa dapat berkembang optimal,’’ paparnya.
Eva berharap, apa yang ia dan para guru SDN Simongagrok 1 jalani selama ini turut berkontribusi dalam peningkatan dan pengembangan kualitas pendidikan di Mojokerto. ’’Harapan kami agar dunia pendidikan di Mojokerto Raya semakin berkualitas, berkeadilan, dan berkarakter. Sehingga setiap anak di manapun mereka berada mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensinya,’’ tandas Eva. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi