Menciptakan lingkungan belajar yang sehat menjadi komitmen Fitri Anjani, guru kelas VI SDN Wonokusumo, Kecamatan Mojosari. Melalui program Sekolah Sehat, Fitri berupaya menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini bagi peserta didik.
Kebiasaan ini sekaligus sebagai fondasi dalam membangun generasi penerus bangsa yang sehat jasmani dan rohani, cerdas, serta berkarakter hebat. ’’Kami menerapkan tujuh pilar sehat dalam membangun generasi sehat dan hebat,’’ ujarnya.
Tujuh pilar tersebut dimulai dari menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan hijau lewat kerja bakti rutin, menyediakan tempat sampah, menjaga kebersihan toilet, hingga menanam pohon atau tanaman hijau agar tercipta suasana asri dan sejuk.
Lalu, sosialisasi gizi seimbang dan kantin sehat dengan memberikan pemahaman kepada siswa tentang asupan gizi seimbang. Termasuk memastikan kantin sekolah bebas dari kemasan plastik, serta higienis.
Pilar ketiga adalah memperkuat kesehatan fisik dan mental siswa dengan menggalakkan senam pagi rutin, olahraga yang variatif, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Seperti cuci tangan, sikat gigi, serta istirahat yang cukup. Suasana sekolah juga diciptakan yang ramah anak, bebas bullying, dan menyediakan ruang bagi siswa untuk berekspresi positif.
Keempat, menyediakan sarana sanitasi yang memadai. Seperti air bersih yang cukup dan layak konsumsi, serta menyediakan toilet yang cukup dan memadai. Berikutnya, membentuk karakter siswa dengan menanamkan disiplin, tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, dan kemandirian.
Karakter tersebut untuk mendukung terciptanya generasi dengan tubuh yang sehat dan pikiran yang cemerlang. ’’Dengan karakter tersebut diharapkan menjadi sosok individu yang siap menghadapi tantangan zaman, berprestasi, dan berkontribusi positif bagi masyarakat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,’’ pungkasnya. (far/ris)
Editor : Hendra Junaedi