STIKES Dian Husada menunjukkan inovasi nyata dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan memanfaatkan kekayaan bahan lokal, program inovasi Rumah Sabun hadir dan bisa digunakan masyarakat Desa Sooko.
Kegiatan peluncuran Rumah Sabun tersebut dibuka langsung oleh Ketua STIKES Dian Husada Nasrul Hadi Purwanto, S.Kep Ners M.Kes, di Balai Desa Sooko, Rabu (1/10). Kegiatan ini bukan hanya sekadar riset, tapi juga wujud nyata komitmen STIKES Dian Husada dalam menggalakkan kesadaran akan pentingnya hidup bersih di tengah-tengah masyarakat. ’’Produk-produk yang dihasilkan dalam Rumah Sabun ini ini memiliki potensi menumbuhkan ekonomi lokal,’’ katanya.
Ketua Tim PKM tersebut menambahkan, di tengah banyaknya produk pembersih di pasaran, sabun alami hasil inovasi STIKES Dian Husada ini menawarkan alternatif yang lebih ramah lingkungan dan aman. Formula ini dirancang untuk membersihkan tangan, perlatan rumah tangga dan baju secara efektif, cocok untuk penggunaan sehari-hari, bahkan bagi kulit sensitif sekalipun. ’’Melalui inovasi sabun ini, kami berharap bisa mengedukasi masyarakat bahwa hidup bersih itu mudah dan bisa dimulai dari hal-hal sederhana, bahkan dengan produk dari alam,’’ tuturnya.
Program ini bukan cuma tentang menghasilkan produk, tapi juga edukasi. Tim PKM Stikes Dian Husada berencana mengadakan sosialisasi dan lokakarya tentang pembuatan serta manfaat sabun cuci tangan alami ini kepada masyarakat. ’’Semoga kedepannya nanti bisa praktik bareng masyarakat desa, dalam menularkan ilmu tentang pembuatan sabun ramah lingkungan ini,’’ pungkas dia.
Kepala Desa Sooko Heppy Iswahyudi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi PKM STIKES Dian Husada ini memberikan peluang baru bagi peningkatan ekonomi masyarakat. ’’Kami sangat terbuka, setiap kegiatan dari instansi manapun yang penting bermanfaat untuk warga. Saya ucapkan terima kasih kepada tim STIKES Dian Husada,’’ tukasnya. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi