Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Potensi Kepesertaan TKA Jenjang MA di Kota Mojokerto Minim

Indah Oceananda • Rabu, 1 Oktober 2025 | 15:05 WIB
SERENTAK: Pelaksanaan TKA jenjang SMA/SMK bakal dilaksanakan perdana mulai November nanti. Siswa diimbau segera mendaftar tes pengganti UN tersebut.
SERENTAK: Pelaksanaan TKA jenjang SMA/SMK bakal dilaksanakan perdana mulai November nanti. Siswa diimbau segera mendaftar tes pengganti UN tersebut.

Empat Madrasah Mulai Melakukan Pendataan Pendaftaran

 KOTA – Empat madrasah aliyah (MA) di Kota Mojokerto mulai melakukan pendataan bagi siswa yang akan mengikuti tes kemampuan akademik (TKA). Di sisi lain, Kementerian Agama (Kemenag) tidak mewajibkan kepada semua siswa agar berpartisipasi dalam tes pengganti ujian nasional (UN) tersebut.

 Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Kota Mojokerto Pipin Sugiyanto menuturkan, TKA merupakan instrumen penilaian nasional yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025. Di mana tes ini resmi menjadi pengganti UN, meskipun tidak bersifat wajib untuk diikuti. ’’Saat ini, kita masih mendata ada berapa siswa di empat MA tersebut yang ikut TKA,’’ katanya, kemarin (30/9). 

Dia menambahkan, pelaksanaan TKA memang tidak lagi sebagai penentu kelulusan siswa seperti UN. Melainkan, dengan harapan supaya siswa memperoleh informasi pencapaian akademik. Nantinya digunakan untuk mendukung kepentingan dalam seleksi akademik. ’’Nah, kebetulan di Kota Mojokerto ini untuk siswa MA-nya kita melihat tidak semua akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Otomatis, pasti ada siswa yang tidak mengikuti TKA,’’ bebernya. 

Terlebih, saat ini MAN di Kota Mojokerto sedang fokus pada MA vokasi. Yakni, program keahlian tertentu untuk menciptakan lulusan yang siap kerja maupun berwirausaha. ’’Jadi, tidak kita wajibkan semuanya. Kebanyakan condong yang lulusan MA Kota Mojokerto ini bekerja atau berwirausaha,’’ papar Pipin.

 Meski demikian, pihaknya tetap mendorong peserta didik agar mengikuti TKA dengan baik. Khususnya bagi siswa yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi. ’’Karena nanti dari TKA ini mereka akan mendapatkan sertifikat yang akan dibutuhkan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,’’ tandasnya. (oce/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#minim peserta #Tes Kemampuan Akademik #Kota Mojokerto #madrasah aliyah