PPG Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan
KABUPATEN – Pendidikan profesi guru (PPG) batch III telah dibuka sejak Senin (1/9) lalu. Di Kabupaten Mojokerto sendiri seharusnya terdapat 93 guru yang bisa mengikuti asesmen tersebut. Namun, kuota sertifikasi itu kini bertambah hingga seratus lebih.
Plt Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Kabupaten Mojokerto Ama Nor Fikry mengatakan, batch III PPG telah dibuka secara nasional sejak awal bulan ini. Pada batch ini, jumlah guru yang mengikuti sertifikasi sebanyak 134 guru. Kuota tersebut bertambah 41 orang dari jumlah yang ditetapkan sebelumnya. ’’Setelah didata dari Simpatika, jumlah guru yang memenuhi syarat untuk ikut PPG batch tiga bertambah,’’ katanya, kemarin (5/9).
Dari total 134 guru yang mengikuti, Fikry menyebutkan, mereka tersebar di masing-masing jenjang pendidikan. Antara lain tingkat TK 6 orang, SD (78 guru), SMP (31 guru), jenjang SMA dan SMK (19 orang). ’’Dari awal pendataan hanya 93, ternyata setelah memenuhi syarat menjadi 134 guru,’’ papar dia.
Di samping itu, para guru akan menjalani proses pembelajaran intensif selama 45 hari sebelum peserta menempuh ujian akhir untuk kelulusan. Yakni, hingga 26 Oktober nanti. Sekadar diketahui, program PPG adalah salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pendidikan agama. ’’Sebagaimana program nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Agama (Kemenag), program ini untuk meningkatkan profesionalisme guru agama,’’ imbuhnya.
Menurutnya, program sertifikasi tersebut dinilai penting untuk diikuti oleh semua bagi guru PAI. Sebab, hal itu akan berimbas terhadap kesejahteraan dan kualitas pendidikan agama di Kabupaten Mojokerto. Apalagi, guru PPG yang telah dinyatakan lulus akan mendapatkan honor sertifikasi guru dari Kemenag pusat.
’’Honor atau penghargaan ini akan ditransfer langsung ke rekening penerima. Nominalnya berbeda di setiap jenjang atau lama masa mereka mengajar. Sehingga kita upayakan semuanya bisa ikut sertifikasi,’’ tandasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi