Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kemenag Dimintai Data Siswa Madrasah

Farisma Romawan • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 15:35 WIB
DISASAR: Siswa madrasah di Kecamatan Puri menikmati menu Makan Bergizi Gratis yang disuplai dari SPPG setempat.
DISASAR: Siswa madrasah di Kecamatan Puri menikmati menu Makan Bergizi Gratis yang disuplai dari SPPG setempat.

Muncul 10 SPPG Baru di Kabupaten

KABUPATEN - Sasaran program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Mojokerto terus diperluas. Termasuk bagi siswa madrasah yang akan ditambah jumlahnya dalam waktu dekat. Sepekan terakhir, Kemenag Kabupaten Mojokerto telah dimintai data sebaran madrasah dan jumlah siswa yang akan mendapat program makan gratis tersebut. Permintaan ini setelah muncul 10 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) baru yang resmi menjadi mitra Badan Gizi Nasional (BGN), Agustus ini.

Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Kabupaten Mojokerto Masrukhan mengatakan, program MBG bagi siswa madrasah sudah bergulir sejak Mei lalu. Ribuan siswa dari 19 lembaga yang tersebar di 3 kecamatan menjadi sasaran program besutan Presiden Prabowo Subianto itu. Terdiri dari 5 lembaga tingkat Raudhatul Athfal (RA), 5 lembaga tingkat madrasah ibtidaiyah (MI), 4 lembaga tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 5 lembaga tingkat Madrasah Aliyah (MA).

’’Sesuai sebaran SPPG, MBG yang sudah berjalan itu ada di Kecamatan Ngoro, Puri, dan Bangsal. Saat ini ada tambahan lagi SPPG baru di 10 titik, kami masih dimintai koordinasi data dengan kemenag pusat,’’ ujarnya.

Berdasarkan rilis BGN, 10 unit SPPG itu tersebar di beberapa kecamatan. Seperti di Kecamatan Dlanggu, Gedeg, Mojosari, Puri, Bangsal, Ngoro dan Trowulan yang masing-masing ada tambahan satu SPPG baru. Sementara di Kecamatan Pacet, justru berdiri tiga unit SPPG baru, yakni di Desa Sajen, Petak, dan Pacet.

Meski resmi berdiri, namun tidak semua penyedia MBG itu bisa beroperasi. Beberapa masih dalam proses uji coba untuk bisa menyalurkan makan gratis kepada siswa dengan tepat sasaran. ’’Ada yang masih uji coba, seperti SPPG di Trowulan,’’ tambahnya.

Dengan tambahan SPPG baru, Masrukhan berharap seluruh siswa madrasah bisa mendapatkan program bantuan dari pemerintah itu. Di Mojokerto sendiri, jumlah madrasah yang tersebar di 18 kecamatan mencapai 558 lembaga.

Terdiri dari raudhatul athfal (RA) sebanyak 197 lembaga, madrasah ibtidaiyah (MI) 207 lembaga, madrasah tsanawiyah (MTs) 97 lembaga, dan madrasah aliyah (MA) 57 lembaga. Dari jumlah itu, total siswanya mencapai 77.682 orang. ’’Harapan kami semakin cepat MBG tersalurkan bagi siswa madrasah tahun ini. Sehingga siswa dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya setiap hari,’’ pungkasnya. (far/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#kemenag kabupaten mojokerto #kabupaten mojokerto #Badan Gizi Nasional (BGN) #SPPG #madrasah #Makan Bergizi Gratis (MBG)