Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

BGN Survei Tiga Lahan Aset Calon SPPG di Kota Mojokerto

Rizal Amrulloh • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 15:10 WIB
SASARAN PROGRAM Siswa-siswi SMPN 9 Kota Mojokerto menerima paket MBG yang dibagikan para guru, Februari lalu. Di wilayah kota saat ini terdapat dua unit dapur SPPG yang segera dioperasikan.
SASARAN PROGRAM Siswa-siswi SMPN 9 Kota Mojokerto menerima paket MBG yang dibagikan para guru, Februari lalu. Di wilayah kota saat ini terdapat dua unit dapur SPPG yang segera dioperasikan.

KOTA - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan survei di tiga titik lokasi di wilayah Kota Mojokerto, kemarin (8/8). Ketiga lahan yang merupakan aset pelat merah tersebut rencananya akan dibangun dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

Tiga lokasi lahan aset yang disurvei BGN tersebar di tiga kecamatan. Tepatnya di Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari; Kelurahan/Kecamatan Kranggan; dan Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon. ’’Ya, ada tiga titik yang hari ini (kemarin, red) disurvei oleh konsultan pembangunan dari Badan Gizi Nasional,’’ ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto Ruby Hartoyo saat dikonfirmasi, Jumat (8/8).

Menurutnya, peninjauan dilakukan BGN untuk memastikan kesiapan sebelum menggulirkan pekerjaan fisik. Karena di tiga lokasi tersebut bakal dibangun dapur untuk menyuplai program makan bergizi gratis (MBG). ’’Akan dibangun dapur umum atau SPPG,’’ tandas dia.

Ruby mengatakan, pelaksanaan akan sepenuhnya dinaungi oleh BGN. Rencananya, pekerjaan fisik akan mulai dilaksanakan di tahun anggaran 2025 ini. ’’Pengerjaan pembangunan dan sarana prasaranya semua dari BGN,’’ ulasnya.

Masing-masing dapur diestimasikan memiliki kapasitas berkisar 3.500 hingga 4.000 porsi dalam sekali produksi. Paket menu sehat tersebut nantinya akan disalurkan kepada peserta didik di tiga wilayah kecamatan. ’’Operasionalnya akan melibatkan warga setempat nanti,’’ sebut dia.

Selain pembangunan, BGN kini juga tengah menyiapkan pengoperasian dua unit dapur umum tambahan. Namun, pengoperasian dilakukan secara mandiri alias menggandeng pelaku usaha lokal. Masing-masing ditempatkan Kelurahan Meri dan Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Dapur SPPG dengan kemampuan produksi 3.800-an porsi ini akan diluncurkan mulai bulan ini. ’’Mudah-mudahan Agustus ini sudah bisa beroperasi,’’ tandas dia.

Dengan tambahan dapur SPPG tersebut, program MBG diproyeksi mencakup kurang lebih 10 ribu peserta didik. Karena sebelumnya, satu unit dapur umum telah beroperasi sejak Februari di Kelurahan Wates yang menyuplai sekitar 3.247 paket MBG untuk 9 sekolah. (ram/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#Dikbud Kota Mojokerto #Badan Gizi Nasional (BGN) #SPPG #Kota Mojokerto #survei