Dua Dapur MBG Dioperasionalkan Bulan Depan
SEMENTARA itu, penambahan dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Mojokerto bakal dioperasionalkan mulai bulan depan. Ditargetkan, cakupan program makan bergizi gratis (MBG) dapat diperluas hingga mencapai 10 ribu sasaran.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto Ruby Hartoyo menyatakan, penambahan dua unit dapur SPPG dinaungi sepenuhnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, tahap pengoperasian akan digulirkan dalam waktu dekat. ”Kemungkinan Agustus sudah mulai berjalan,” tuturnya, kemarin (25/7).
Itu menyusul telah rampungnya proses verifikasi dari BGN terhadap dua unit dapur SPPG. Masing-masing yang ditetapkan lolos berada di Kelurahan Meri dan Kranggan. ”SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) juga sudah diturunkan di sini (Kota Mojokerto, Red),” ulasnya.
Dengan penambahan dua unit SPPG tersebut, maka cakupan sasaran penerima MBG bakal diperluas. Karena sejauh ini baru sebagian wilayah di Kecamatan Magersari yang tersentuh program prioritas nasional ini.
Satu-satunya dapur umum yang sudah beroperasi terdapat di Kelurahan Wates. Dengan kapasitas produksi 3.247 per hari, MBG hanya dapat meng-cover sembilan sekolah. ”Dengan tambahan dua dapur nanti, MBG bisa diperluas hingga 10 ribu penerima,” papar Ruby.
Menurutnya, persebaran sekolah penerima masih tengah disusun oleh BGN. Namun, dia menyebut perluasan MBG akan menyasar lembaga pendidikan di sekitar dapur umum. Baik dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK negeri maupun swasta. ”Sekarang masih disiapkan, nanti setelah ada kontrak kerja akan langsung direalisasi,” tandasnya.
Sejak digulirkan Februari lalu, lembaga yang sudah menerima MBG di antaranya di SMAN 2 Mojokerto yang menerima kuota terbanyak dengan 1.291 siswa. Selain itu, SMK Raden Patah juga mendapatkan jatah paket makanan bergizi untuk 344 siswa.
MBG juga menyasar SMPN 9 Mojokerto untuk 570 peserta didik. Termasuk, SDN Wates 1, 3, 4, dan 6, dengan total 664 siswa. Sementara di jenjang PAUD, masing-masing diterima oleh TK Dharma Wanita Dikbud dengan 41 siswa dan 73 anak di PG/TK Karya Bakti. (ram/ris)
Editor : Hendra Junaedi