SERANGKAIAN kegiatan masa penengalan lingkungan sekolah (MPLS) di SDN Tangunan dibentuk semenyenangkan mungkin. Hal ini untuk membangun pengalaman positif sekaligus percepatan adaptasi para peserta didik di sekolah baru.
Kepala SDN Tangunan Wijiarso, S.Pd, mengatakan, sebanyak 15 siswa baru kelas 1 menjalani MPLS selama dua pekan sejak 14 Juli lalu. Seluruh warga sekolah, wali murid hingga bunda PAUD Desa Tangunan dilibatkan untuk menyukseskan masa transisi siswa.
’’Tema tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Tahun ini kami mengangkat tema Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas, Berakhlak mulia yang Dilandaskan Iman dan Taqwa kepada Tuhan YME Seiring Perkembangan Ilmu dan Teknologi,’’ ungkapnya.
Ia menjelaskan, ada serangkaian kegiatan yang dijalani para siswa baru selama 14 hari MPLS. Mulai dari penanaman kemandirian dan kekompakan lewat permainan. Menanam dan merawat benih tumbuhan bagi masing-masing siswa. Juga mengukur kemampuan siswa dengan asesmen diagnostik.
Selain itu, peserta MPLS turut diajak menerbangkan balon berisi impian untuk diraih di masa depan. ’’Kita juga laksanakan kegiatan parenting untuk menyosialisasikan pentingnya pendampingan pendidikan di rumah oleh orang tua terkait program 7 kebiasaan anak Indonesia hebat (KAIH),’’ terangnya.
Dari gelaran MPLS ini, lanjut Wijiarso, diharapkan siswa baru mudah beradaptasi dan memiliki kesan menyenangkan di sekolah barunya. Sekaligus, bisa membentuk karakter terbaik siswa sejak dini. ’’Juga agar siswa bisa menerapkan 7 KAIH serta membangun pengalaman yang positif. Sehingga mereka bisa memulai sekolah dengan mandiri dan bersemangat,’’ tukas Wijiarso. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi