Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

SMPN 1 Jetis Usung Tema Budaya, Implementasikan Tujuh KAIH

Martda Vadetya • Sabtu, 19 Juli 2025 | 03:30 WIB

 

 

SEMARAK: MPLS di SMPN 1 Jetis diawali dengan pelepasan balon dan penyematan tanda pengenal  siswa baru.
SEMARAK: MPLS di SMPN 1 Jetis diawali dengan pelepasan balon dan penyematan tanda pengenal siswa baru.

Sebanyak 256 siswa baru SMPN 1 Jetis menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) selama enam hari. Serangkaian kegiatan orientasi dijalani sejak Senin (14/7) agar peserta didik mampu bersikap disiplin serta mengimplementasikan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat (KAIH). ”MPLS kita laksanakan selama lima hari, dan satu hari pra MPLS,” ujar Kepala SMPN 1 Jetis Andry Isweliyah. 

Dia menjelaskan, MPLS tahun ini mengusung tajuk Luhuring Budaya Kanggo Generasi Emas Nuswantara. Budaya Jawa di Mojokerto dikenalakan pada siswa. Salah satunya melalui pemberian nama gugus menggunakan nama candi di Mojokerto. Seperti Candi Tikus, Candi Brahu, Candi Bajang Ratu, Candi Wringin Lawang, Candi Jolotundo, hingga Candi Kesiman. ”Kita kenalkan anak-anak tentang kebudayaan di Mojokerto, sehingga anak-anak akan lebih mencintai serta ikut melestarikan budaya,” jelas Andry. 

Sesuai tema yang diusung, para siswa turut dibiasakan disiplin sejak dini. Sekaligus menerapkan 7 KAIH. Meliputi, bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. ”Kita dibiasakan ibadah tepat waktu. Yang secara keseluruhan ini merupakan bagian dari implementasi 7 kebiasaan anak Indonesia hebat,” terangnya.  

Andry menyebutkan, seluruh warga sekolah dilibatkan demi menyukseskan MPLS. Termasuk pihak eksternal, seperti Polres Mojokerto Kota, Koramil Jetis, Puskesmas Kupang, dan KUA Jetis. Masa orientasi ini ditutup dengan perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa), ditandai dengan para siswa sungkem orang tua. ”Ada perbedaan tema MPLS dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena sekarang kami tekankan pada kebudayaan di Mojokerto,” tukas Andry. (vad/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#MPLS 2025 #Masa Orientasi #Kebiasaan Anak Indonesia Hebat #SMPN 1 Jetis #tema budaya lokal