Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sekolah Dasar di Kabupaten Mojokerto Kesulitan Cari Siswa Baru

Indah Oceananda • Sabtu, 5 Juli 2025 | 15:15 WIB

TAK BERTAMBAH: Suasana pendafatran calon siswa baru di SDN Tampungrejo, Kecamatan Puri, beberapa waktu lalu.
TAK BERTAMBAH: Suasana pendafatran calon siswa baru di SDN Tampungrejo, Kecamatan Puri, beberapa waktu lalu.
 

Meski SPMB SD Negeri Gelombang Kedua Resmi Dibuka

 KABUPATEN - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto resmi membuka pendaftaran gelombang dua dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) jenjang SD negeri tahun ajaran 2025/2026. Namun, sejumlah lembaga pendidikan tingkat dasar tersebut diketahui masih kesulitan untuk menjaring calon siswa baru.

 Di SDN Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo, misalnya. Hingga kemarin (4/7), belum ada penambahan calon siswa baru di sekolah tersebut. Bahkan, di gelombang pertama sebelumnya, baru ada 10 calon murid yang tertampung dari jumlah pagu 28 siswa. ’’Belum ada (penambahan). Jumlah siswa baru kami masih tetap sepuluh,’’ kata Kepala SDN Tawangrejo Henti Yanusri Mawar, kemarin.

 Hal serupa juga dialami SDN Tampungrejo, Kecamatan Puri. Dari total pagu 28 siswa, sekolah tersebut masih membutuhkan empat kursi lagi untuk memenuhi daya tampung. ’’Di gelombang pertama kemarin sudah dapat 24 siswa. Masih kurang empat lagi. Tapi, hingga hari ini (kemarin, Red) belum ada penambahan,’’ ulas Kepala SDN Tampungrejo Ponitri Sulistiowati.

 Di samping itu, calon siswa baru yang diterima di SDN Tampungrejo, lanjut Nitri, tak semua berdomisili di Kecamatan Puri. Di antara mereka bahkan berasal dari Kecamatan Jatirejo. ’’Satu siswa dari Kecamatan Jatirejo daftar lewat jalur domisili. Kita berharap, besok (hari ini, Red) masih ada tambahan siswa lagi,’’ paparnya.

 Sementara itu, Ketua Forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (FK3S) Kabupaten Mojokerto Misbakhul Khoiri mengungkapkan, pendaftaran gelombang kedua SPMB jenjang SD negeri akan berlangsung hingga hari ini (5/7). Dia menyebutkan, dibukanya pendaftaran gelombang kedua itu karena memang masih banyak sekolah yang belum mampu memenuhi pagu. ’’Dari total 385 lembaga, kisaran 20-30 persen masih belum terpenuhi pagunya,’’ ungkapnya. 

Dia menegaskan, dibukanya SPMB gelombang kedua ini hanya untuk mengakomodasi jalur domisili saja. Sehingga tidak dibuka untuk jalur afirmasi dan prestasi. Dengan demikian, calon siswa baru yang belum diterima saat SPMB di gelombang pertama, masih berkesempatan untuk mendaftar di sekolah terdekat dari rumah. 

’’Pendaftaran akan dilakukan secara offline. Calon murid bisa mendatangi sekolah tujuan,’’ beber dia. Misbakhul menambahkan, apabila di gelombang kedua masih belum bisa memenuhi kekosongan pagu, maka tidak akan ada lagi perpanjangan pendaftaran. 

Sebab, sesuai petunjuk teknis (juknis) SPMB SD negeri tahun ajaran 2025/2026, masing-masing lembaga negeri dilarang untuk menerima calon murid baru saat tahun ajaran baru dimulai. ’’Karena setelahnya kita langsung fokus MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah). Jadi sudah tidak bisa buka pendaftaran lagi, meskipun masih kurang dari pagu,’’tandasnya. (oce/ris)

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#SPMB 2025 #dispendik kabupaten mojokerto #Gelombang 2 #siswa baru #Jenjang SD