KABUPATEN - Tahap keempat sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 jenjang SMP negeri digelar hari ini. Jalur peringkat rapor menjadi kesempatan terakhir bagi 41 lembaga di kabupaten untuk memenuhi kekosongan pagu dari tiga tahapan sebelumnya.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono mengatakan, jalur peringkat rapor akan diseleksi menggunakan sistem perankingan. Yakni, didasarkan rata-rata nilai rapor calon murid baru dari peringkat tertinggi sampai terendah. ’’Jika terdapat rata-rata nilai rapor yang sama, penetapannya baru diseleksi berdasarkan jarak domisili calon murid baru yang lebih dekat ke SMP yang dituju,’’ katanya, kemarin.
Namun, karena jalur keempat dibuka untuk memenuhi kuota sebelumnya, apabila jumlah calon murid baru yang telah diperingkat kurang dari persentase sisa kuota, maka semua calon murid baru bisa diterima. Sebaliknya, jika jumlah calon murid baru melebihi persentase sisa kuota ketiga jalur sebelumnya, maka yang diterima sampai dengan batas persentase sisa kuota jalur yang tidak terpenuhi.
’’Jadi pagu yang dibutuhkan satu sekolah dengan sekolah lainnya berbeda untuk di jalur ini,’’ terang dia. Adapun pelaksanaan pendaftaran jalur keempat hanya akan digelar dalam sehari. Sebab, besok (12/6) calon siswa baru yang diterima hasilnya akan langsung diumumkan melalui website.
Ludfi berharap, pendaftaran tahap empat ini bisa dimaksimalkan untuk menjangkau para siswa yang belum mendapat sekolah. ”Karena jalur domisili tahun ini sudah kita evaluasi. Alhamdulillah, pagu di jalur tersebut hampir semua sekolah sudah terpenuhi,” jelasnya.
Sama seperti di tiga jalur sebelumnya, tahapan SPMB keempat ini juga akan diterapkan mekanisme daftar ulang. Dibuka selama dua hari dan wajib diikuti seluruh calon siswa yang dinyatakan lolos. ”Untuk tahap terakhir, daftar ulang berlangsung 12-13 Juni. Kalau tidak hadir ke SMP tujuan saat daftar ulang, secara otomatis calon siswa dinyatakan gugur,” pungkas Ludfi. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi