KOTA - Seleksi pendaftaran sistem penerimaan murid baru (SPMB) pada jalur non-domisili jenjang SMP negeri mulai digulirkan kemarin. Bagi calon peserta didik yang dinyatakan lolos data pendaftar akan terkunci dan tidak bisa melakukan pendaftaran di jalur domisili.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto Ruby Hartoyo mengungkapkan, penyeleksian penerimaan SPMB jenjang SMP negeri dilaksanakan hingga besok. Penyaringan dilakukan terhadap semua pendaftar dari jalur non-domisili. ’’Penetapan hasil seleksi akan diumumkan Jumat (13/6),’’ ungkapnya.
Total terdapat 1.334 calon peserta didik yang mendaftar pada jalur non-domisili di 9 SMP negeri se-Kota Mojokerto, meliputi jalur kelas olahraga, golden ticket, afirmasi, mutasi, dan prestasi, dan inklusi.
Ruby menyatakan, penentuan dilakukan dengan mekanisme perangkingan hingga seleksi kompetensi. Bagi siswa yang nanti ditetapkan diterima, data pendaftar akan dilakukan penguncian untuk mengantisipasi pindah pilihan sekolah. ’’Calon murid baru yang nanti dinyatakan diterima otomatis tidak dapat melakukan pendaftaran lagi pada jalur domisili,’’ tandasnya.
Dengan begitu, seluruh calon siswa tidak boleh melakukan pencabutan berkas pendaftaran. Mereka akan diwajibkan untuk daftar ulang yang dijadwalkan 30 Juni-1 Juli nanti. ’’Daftar ulang bisa dilakukan online maupun offline di sekolah masing-masing,’’ imbuhnya.
Dalam penyeleksian pendaftar SPMB, persaingan ketat terjadi pada jalur prestasi. Dari total daya tampung 450 kursi, jumlah peminatnya mencapai 686 pendaftar. Seleksi dilakukan berdasarkan hasil scoring dari piagam kejuaraan atau prestasi dari calon peserta didik.
Selain itu, animo tinggi juga terjadi pada jalur kelas olahraga yang mencapai 158 pendaftar. Sedangkan kuota yang tersedia hanya 96 kursi yang dibuka di tiga SMP negeri.
Ruby mengatakan, penentuan penerimaan pada jalur ini dilakukan melalui seleksi kompetensi sesuai cabang olahraga (cabor) prioritas di SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 4 Mojokerto. ’’Hari ini (kemarin, red) sudah dilaksanakan seleksi oleh masing-masing sekolah,’’ tuturnya.
Sementara penyaringan pada jalur afirmasi dilakukan dengan survei langsung. Jalur yang dibuka bagi calon siswa dengan kondisi ekonomi kurang mampu ini diminati 374 pendaftar dari pagu sebesar 487 kursi. Seleksi serupa juga diterapkan pada jalur mutasi, golden ticket, hingga jalur inklusi. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi