Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

SPMB SMPN Jalur Domisili di Kabupaten Mojokerto Terisi Full

Indah Oceananda • Rabu, 28 Mei 2025 | 15:05 WIB
ANTUSIASME: Calon siswa di SMPN 1 Mojosari melakukan daftar ulang melalui jalur prestasi dengan didampingi orang tua pekan lalu. Saat ini, SPMB jalur domisili tengah berlangsung.
ANTUSIASME: Calon siswa di SMPN 1 Mojosari melakukan daftar ulang melalui jalur prestasi dengan didampingi orang tua pekan lalu. Saat ini, SPMB jalur domisili tengah berlangsung.

KABUPATEN - Kepercayaan masyarakat terhadap SMP negeri tampaknya kian meningkat. Buktinya, sesuai hasil sistem penerimaan murid baru (SPMB) SMPN pendaftaran jalur domisili di Kabupaten Mojokerto, tercatat hanya satu sekolah yang belum mampu memenuhi pagu hingga pendaftaran berakhir.

Pendaftaran jalur domisili ditutup Selasa (27/5) malam. Nama pendaftar yang diterima langsung tampil di website SPMB. Dari 41 SMPN di Kabupaten Mojokerto, hanya SMPN Satap Jatirejo yang menyisakan tiga kursi kosong. Sedangkan 40 SMPN lainnya, laris manis terpenuhi pagunya, baik sekolah di wilayah perkotaan maupun di pinggiran. 

’’Iya, ini kita pantau juga masih kurang tiga anak. Dari total pagu 14, baru 11 yang daftar,’’ kata Kepala SMPN Satap Jatirejo Tiono. Ia menuturkan, pada jalur domisili ini, SMPN Satap Jatirejo terpetakan menampung siswa lulusan SD/MI dari tiga desa di Kecamatan Jatirejo. Yakni Desa Rejosari, Desa Manting dan Desa Jembul.

’’Kendalanya karena siswa jumlahnya kecil. Rata-rata yang siswa dari Desa Rejosari pilih ke SMPN 2 Jatirejo karena lebih dekat. Selain itu, akses jalan yang masih belum bagus mungkin juga jadi pertimbangan siswa,’’ tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono mengatakan,  SMPN dengan pagu masih tersisa, masih berkesempatan untuk memenuhi rombel. Yaitu, pada tahap keempat alias jalur nilai rapor. ’’Di tahapan tersebut, sekolah dengan pagu kosong diperbolehkan menerima lulusan SD/ MI belum mendaftar atau mendapatkan SMP,’’ katanya.

Dia menambahkan, khusus di jalur domisili, bakal ada sesi sanggahan yang dibuka selama dua hari yaitu, hari ini (28/5) hingga Sabtu (31/5). Masa sanggah ini dibuka untuk menampung keluhan siswa atau wali murid yang yang meragukan hasil pemeringkatan pendaftaran. ’’Beda dengan jalur sebelumnya yang langsung daftar ulang, di jalur domisili, kita berikan waktu pengajuan sanggah, sekiranya ada calon murid baru yang meragukan kebenaran hasil pemeringkatan pendaftaran jalur domisili dari calon murid baru lainnya,’’ ulasnya.

Sanggahan akan diterima oleh panitia SPMB di sekolah, jika dokumen yang diunggah oleh calon peserta didik baru salah dengan dibuktikan keasliannya. Yaitu, dengan membawa bukti  screenshoots peringkat pada sistem penerimaan murid baru, paling lambat pukul 12.00 siang pada hari terakhir masa sanggah. ’’Masa sanggah dapat dilakukan jika dalam proses pengunggahan ada kesalahan, kita dapat bantu prosesnya dengan bukti asli yang diberikan oleh calon siswa baru,’’ ulasnya. Pengajuan sanggah bisa dilakukan dengan mendatangi sekolah yang dituju.

Selain jalur prestasi dan domisili, dalam waktu dekat juga segera dibuka SPMB tahap berikutnya. Yakni tahap ketiga yaitu jalur afirmasi dan mutasi dengan total kuota 25 persen, serta terakhir tahap prestasi nilai rapor. ’’Jalur prestasi nilai rapor pagunya ditentukan dari sisa pagu tahap sebelumnya yang belum terisi,’’ tandasnya. (oce/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#SPMB 2025 #SMP negeri #jalur domisili #dispendik kabupaten mojokerto