Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dikbud Kota Mojokerto Tunggu Edaran Resmi soal Percepatan Libur Lebaran

Indah Oceananda • Selasa, 4 Maret 2025 | 14:30 WIB
MASIH SAMA: Pelaksanaan jam KBM di semua jenjang pendidikan selama bulan suci Ramadan akan dikurangi 5 hingga 10 menit.
MASIH SAMA: Pelaksanaan jam KBM di semua jenjang pendidikan selama bulan suci Ramadan akan dikurangi 5 hingga 10 menit.

Terkait Perubahan Jadwal Pembelajaran Selama Ramadan

 KOTA – Pelaksanaan pembelajaran di rumah bagi siswa selama Ramadan, dipastikan bakal lebih lama. Menyusul, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengeluarkan pernyataan resmi terkait perubahan jadwal kegiatan belajar mengajar (KBM) saat bulan puasa.

 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto Ruby Hartoyo membenarkan adanya informasi tersebut. Kendati begitu, perubahan jadwal ini masih menunggu edaran resmi dari pusat. ”Iya, informasinya memang untuk libur siswa dimajukan lebih cepat. Tapi, untuk edaran surat resminya belum ada,’’ katanya, kemarin.

 Dia memaparkan, berdasarkan pernyataan resmi, libur sekolah yang semula dijadwalkan mulai 27 Maret, kini dimajukan menjadi 21 Maret. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran di sekolah selama bulan puasa hanya akan berlangsung selama dua minggu. ’’Masuknya mulai tanggal 6 besok, sampai 27 Maret awalnya. Kalau jadwal terbaru, hari terakhir masuk tanggal 20 Maret,’’ ungkap dia.

 Ruby menyatakan, pihaknya masih menanti kepastian adanya perubahan jadwal tersebut. Sementara ini, untuk jadwal yang berlaku masih tetap menggunakan jadwal lama. ’’Untuk tanggal dan jam pelaksanaan KBM di sekolah masih mengacu jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya, sampai ada edaran resmi terkait perubahan tersebut,’’ ulasnya.

 Adapun selama Ramadan, pengurangan jam belajar kurang lebih sama seperti tahun lalu. Masing-masing jenjang sekolah bakal mendapat pengurangan jam mapel. ’’Untuk SD semula 35 menit, nanti akan jadi 30 menit. Kalau yang SMP semula 40 menit, ada pengurangan 30 menit per jam mata pelajaran,’’ katanya.

 Waktu istirahat juga akan berkurang menjadi 15 menit dari sebelumnya 30 menit. Dia menambahkan, sebelum pelaksanaan KBM, selama Ramadan, setiap lembaga satuan pendidikan harus menyelenggarakan kegiatan literasi kerohanian. ’’Setiap Selasa dan Kamis ada program penguatan karakter sebagai bentuk penguatan kemampuan dasar keagamaan bagi peserta didik. Kurang lebih sama seperti tahun lalu,’’ pungkasnya. (oce/ris)

Editor : Hendra Junaedi
#KBM #Dikbud Kota Mojokerto #pembelajaran #selama ramadan