Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Diundur Lagi, Dikbud Kota Tunggu Jadwal dari BGN

Rizal Amrulloh • Senin, 20 Januari 2025 | 15:15 WIB

 

PASTIKAN KELANCARAN: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bercengkrama dengan siswa SDN Wates 1 terkait uji coba program makan bergizi gratis, Rabu (20/11).
PASTIKAN KELANCARAN: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bercengkrama dengan siswa SDN Wates 1 terkait uji coba program makan bergizi gratis, Rabu (20/11).

KOTA - Peluncuran program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Mojokerto kembali diundur. Pelaksanaan perdana yang rencana bakal digelar hari ini ditunda hingga pemberitahuan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto membenarkan terkait kembali diundurnya tahap awal program MBG. Penundaan pelaksanaan merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui BGN. ’’Ya, ditunda lagi untuk program makan bergizi gratisnya,’’ ulasnya, Minggu (19/1).

Ruby menyebutkan, tidak mengetahui secara pasti sampai kapan penundaan program MBG. Sebab, baik Pemkot Mojokerto maupun dikbud belum mendapatkan surat resmi dari BGN terkait jadwal pelaksanaan. ’’Dari BGN belum memberi tahu informasi resmi ke pemerintah daerah terkait pelaksanaan. Nanti kita akan mengikuti saja,’’ paparnya.

Sebelumnya, MBG rencana akan diluncurkan per 13 Januari di Kota Mojokerto. Namun, pelaksanaan perdana itu ditunda dan dijadwalkan ulang untuk dilaksanakan Senin (20/1). Namun, program prioritas nasional ini kembali ditunda.

Untuk tahap awal, program MBG baru akan menyasar 9 lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Magersari. Masing-masing menyasar perwakilan lembaga jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, hingga pondok pesantren dengan jumlah peserta didik sebanyak 2.869.

Dikatakan Ruby, program perdana MBG sepenuhnya diampu oleh BGN. Salah satu penyedia jasa katering telah ditunjuk sebagai penyuplai. Penundaan pelaksanaan diperkirakan untuk menunggu kesiapan daerah lain karena akan dilakukan serentak. ’’Jadwalnya dari sana (BGN, Red). Kalau Kota Mojokerto Insya Allah sudah siap, tinggal dari BGN kalau sudah ada perintah langsung pelaksanaan,’’ jelas dia.

Seperti rencana awal, lembaga yang akan mendapatkan jatah MBG terdiri dari SMAN 2 Mojokerto dengan jumlah sasaran terbanyak 1.293 siswa. Berikutnya terdapat SMPN 9 Mojokerto dengan 572 siswa dan SDN Wates 1, 3, 4, 5, dan 6 dengan total perserta didik 839 anak.

Selain itu, program MBG juga menyentuh jenjang PAUD dan pondok pesantren. Di antaranya untuk TK Karya Bakti dengan jumlah 60 anak serta PPTP Darul Quran Mojokerto dengan 105 siswa. (ram/fen)

 

Editor : Hendra Junaedi
#Makan Bergizi Gratis #Dikbud Kota Mojokerto #Badan Gizi Nasional RI