SMAN 1 Sooko Mojokerto meraih penghargaan sebagai Sekolah Moderasi Role Model 2 tingkat Jawa Timur yang digelar Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Penghargaan diberikan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto Muttakin kepada Kepala SMAN 1 Sooko Sutoyo saat resepsi Hari Amal Bhakti Kemenag ke 79 di aula Kemenag Kabupaten Mojokerto, Rabu (8/1).
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto Muttakin mengatakan, sekolah yang terpilih tersebut, bukan hanya terkait bagaimana mereka secara konsisten menerapkan prinsip-prinsip perbedaan dan moderasi beragama. Tetapi komitmen untuk mengembangkan program-program moderasi di lembaga pendidikan masing-masing. ’’Selamat dan sukses untuk SMAN 1 Sooko sebagai Sekolah Moderasi Role Model 2 Tingkat Jawa Timur. Kami memberikan penghargaan sebagai upaya memberikan apresiasi terhadap sekolah-sekolah yang telah menjunjung tinggi nilai-nilai multikultur, toleransi dan saling menghargai perbedaan,’’ katanya.
Kepala SMAN 1 Sooko Sutoyo menjelaskan, pihaknya turut bangga karena SMA Negeri 1 Sooko ini masuk dalam 3 besar Lomba Inovasi Moderasi Beragama Tingkat Jawa Timur dan menjadi sekolah moderasi role model 2. ’’Ini menunjukkan kami bisa menjalankan dan pentingnya menerapkan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari kita. Semoga muncul lagi prestasi-prestasi lain dan menjadi yang terbaik dalam lomba pada 2025,’’ bebernya.
Menurutnya, lomba inovasi moderasi beragama ini menjadi awal rangkaian kegiatan ekspos inovasi moderasi beragama menjelaskan bagaimana proses peribadatan di SMAN 1 Sooko yang diperjelas oleh guru pengampu. Tahap demi tahap diikuti SMA Negeri 1 Sooko untuk mengikuti Lomba Inovasi Moderasi Beragama. Mulai pendaftaran, pengiriman file, wawancara secara daring dan puncaknya penilaian berupa visitasi juri langsung menuju sekolah untuk penentuan juara 1, 2, dan 3 Tingkat Jawa Timur. ’’Dari 42 peserta dipilih 6 terbaik selanjutnya dipilih 3 besar. Alhamdulillah mendapatkan juara 2 yang terbaik dalam Lomba Inovasi Moderasi Beragama ini,’’ pungkas Kepala Sekolah peraih Penghargaan dari Kemenkumham RI 2023 ini. (bas/fen)
Editor : Hendra Junaedi