Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mapel Matematika Diwacanakan bagi Siswa TK

Indah Oceananda • Kamis, 26 Desember 2024 | 14:05 WIB
TINGKAT DASAR: Siswa TKN Pembina Kemlagi mengikuti proses belajar sambil bermain. Sedianya pembelajaran matematika bakal diterapkan sejak pendidikan usia dini.
TINGKAT DASAR: Siswa TKN Pembina Kemlagi mengikuti proses belajar sambil bermain. Sedianya pembelajaran matematika bakal diterapkan sejak pendidikan usia dini.

IGTKI Sebut Sistem Pembelajaran Harus Dikemas Menyenangkan

 KABUPATEN - Para orang tua dengan anak usia taman kanak-kanak (TK) harus mulai bersiap menghadapi sistem pendidikan ke depan. Menyusul, pemantapan pembelajaran matematika bakal diterapkan mulai jenjang paling dasar.

 Kabid PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Nur Wahyu Liswati mengatakan, pengenalan konsep matematika sejak dini bagi siswa TK dinilai penting sebagai dasar perkembangan kognitif anak. ’’Masih wacana itu. Tapi, kalau sejauh ini memang untuk matematika di TK sudah dikenalkan, namun tidak berupa soal, tetapi lewat permainan,’’ katanya, kemarin (25/12).

 Memang, sebelumnya upaya meningkatkan kualitas dan metode pembelajaran matematika di sekolah menjadi tugas khusus yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, pada Oktober lalu.

 Wahyu mengungkapkan, sistem pembelajaran matematika bagi siswa TK di Kabupaten Mojokerto, diperkenalkan melalui permainan sederhana. Anak-anak belajar mengenal angka, bentuk, dan pola dengan menggunakan alat bantu yang menarik. Sehingga mereka dapat menikmati proses belajar sambil bermain. ”Metode belajar sambil bermain ini membantu anak-anak tidak merasa tertekan, dan justru termotivasi untuk terus belajar,” tuturnya.

 Hal ini, lanjut dia, tak lepas dari program transisi PAUD ke SD agar lebih menyenangkan. Sehingga, selama pembelajaran di lembaga pendidikan usia dini, kegiatannya lebih difokuskan pada permainan edukatif. ’’Untuk jenjang PAUD dan TK masih harus berbasis permainan, bukan utamanya bisa calistung (baca, tulis, dan hitung). Tapi, pada menumbuhkan minat belajar siswa,’’ jelasnya.

 Sementara itu, Ketua IGTKI Kabupaten Mojokerto Hariani menyatakan, pengenalan mata pelajaran (mapel) matematika memang sudah diterapkan pada siswa TK sejak lama. Akan tetapi, seiring perkembangan kurikulum, metode pembelajaran matematika disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak saat ini. 

’’Sekarang metode pembelajarannya lebih mengutamakan penggunaan benda konkret dan konsep dasar sebelum beralih ke lambang dan angka,’’ paparnya. Hariani menambahkan, jika wacana pembelajaran matematika tersebut benar diberlakukan bagi siswa TK, maka harus disesuaikan dengan perkembangan psikologinya. ’’Ya sebenarnya tidak apa-apa porsi pembelajaran matematika di TK ditambah. Tapi, dengan cara yang sesuai dengan perkembangan psikologi anak usia dini. Salah satunya lewat metode yang menyesuaikan kebutuhan siswa,” pungkasnya. (oce/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#tk #mapel matematika #IGTKI #Taman Kanak - kanak