SEBELUM mengakhiri semester pertama pada tahun ajaran 2024/2025, SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto menerbitkan enam buku antologi puisi karya siswa dan kepala sekolah. Peluncuran buku itu merupakan buah program literasi sekaligus bukti proses pembelajaran Bahasa Indonesia yang berlangsung pada siswa.
Enam buku yang diluncurkan, rinciannya dua buku merupakan karya siswa dan empat lainnya karya Rodliyah, Kepala SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto. Tema penulisan yang diangkat pun berbeda-beda, seperti Akan Ku Peluk Raga Ini, Serba-Serbi Pendidikan, Caraku Bercerita Tentang Dia, Konstelasi Coretan Pena. ’’Untuk karya siswa, ada dua buku antologi puisi yang berjudul Ku Gapai Cita, dari siswa kelas 6. Dan ada lagi yang berjudul Menggapai Pelangi, ini karya siswa kelas 4, 5, dan 6,’’ ujar Rodliyah.
Adapun, proses pembuatan buku antologi ini berlangsung selama satu semester. Kegiatan ini menjadi tradisi SD Muhammadiyah Plus jelang kenaikan kelas. ’’Tahun lalu kita juga menerbitkan buku antologi puisi karya siswa, judulnya Melangitkan Mimpi. Jadi memang sudah rutinitas pada akhir semester,’’ paparnya.
Dia menambahkan, penerbitan keenam buku ini merupakan buah manis dari kegiatan literasi yang merupakan salah satu program unggulan sekolah yang berada di Jalan Taman Siswa, Kelurahan Purwotengah, Kecamatan Magersari ini. Pihaknya berharap, dengan penerbitan buku karya siswa ini, ada peningkatan kompetensi siswa di bidang menulis. ’’Selain itu penerbitan karya siswa sebagai apresiasi serta motivasi kepada siswa. Bahwa anak-anak bisa mengubah dunia melalui pena dengan karya-karya mereka,’’ pungkasnya. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi