DIES natalis memiliki makna penting yang menandakan kesempatan kuat untuk membuat komitmen terhadap perubahan demi kemajuan. Sesuai dengan semangat tagline Menginspirasi Generasi, Mewujudkan Mimpi, kegiatan diesnatalis SMAN 1 Gedeg ke 42 menyajikan beberapa kegiatan yang mendapatkan antusiasme luar biasa.
Salah satunya, kegiatan lomba keterampilan baris berbaris (LKBB) yang menjadi rangkaian pembuka dies natalis, 19-20 Oktober lalu. Tak main-main, LKBB yang diusung SMAN 1 Gedeg ini bertaraf nasional dan diikuti peserta dari Jawa-Bali.
Kepala SMAN 1 Gedeg Nurul Wakhidah membuka secara langsung rangkaian diesnatalis yang berlangsung di lapangan tengah, Sabtu (19/10). Menurutnya, makna usia 42 tahun SMAN 1 Gedeg adalah capaian tingkat kedewasaan, kematangan sekaligus kemampuan sekolah dalam mempertanggungjawabkan amanah, kematangan akuntabilitas kepada publik. Baik dalam hal pelayanan pendidikan maupun peningkatan manajemen kelembagaan. ’’Mudah-mudahan di usia yang matang ini, SMA Negeri 1 Gedeg semakin banyak diminati warga, sehingga menjadi menjadi sekolah tujuan, bukan lagi sebagai sekolah pilihan atau alternatif,’’ ujarnya.
Dia berterima kasih kepada komite, alumni, serta para guru yang sudah membersamai hingga menjadikan SMAN 1 Gedeg menjadi sekolah rujukan dan percontohan. Dirinya berharap kerja sama dan kerja bareng ini menjadikan SMAN 1 Gedeg menjadi lembaga yang terus berprestasi. ’’Kerja sama itu penting untuk menghangatkan anak-anak didik kelas 10 sampai 12 menjadi siswa dan pelajar berprestasi. Begitu pun para alumninya yang terus mengukir prestasi pada masa depannya masing-masing,’’ tutur dia.
Nurul mengaku bangga terhadap perkembangan sekolah selama 42 tahun. Dia berharap momentum ini dapat mendorong sekolah meraih prestasi lebih besar pada masa depan. ’’ Semoga SMAN 1 Gedeg terus konsisten menghasilkan peserta didik berprestasi. Sehingga, kerja sama dan semangat yang baik menuju sekolah percontohan harus terus dipupuk,’’ tandasnya.
Dies natalis ini sedianya berlangsung hingga 31 Oktober nanti. Terdapat kemeriahan rangkaian lainnya seperti, kirab ubrayasma (pakaian adat), lomba anak (Smage got talents, after movie) dan lomba GTK karaoke duet per MGMP, gelar karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), lomba tumpeng per kelas, gebyar salawat dan tausiyah Neng Umi Laila Surabaya. (oce/fen/adv)