SMK Negeri 1 Jatirejo dipercaya PT Astra Honda Motor sebagai sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Astra Honda. Peresmian ini salah satu wujud nyata implementasi program ’’link and match’’ dunia pendidikan dan industri yang diharapkan dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam menghadapi persaingan global.
SMKN 1 Jatirejo merupakan salah satu SMK binaan Honda pada saat penandatanganan MoU tiga tahun silam. Penandatangan MoU ini sebagai bentuk peningkatan kompetensi siswa-siswi dengan peralihan kurikulum menjadi kurikulum berbasis industri. ’’Dengan peresmian TUK ini, tentu telah membawa keberkahan dan manfaat bagi peserta didik, sehingga sesuai dengan goal-nya SMK yaitu BMW (Bekerja, Melanjutkan Kuliah, Wirausaha),’’ kata Kepala SMKN 1 Jatirejo Heru Susianto, Jumat (4/10).
Dia menambahkan, ditetapkannya SMKN 1 Jatirejo menjadi TUK Astra Honda membutuhkan persiapan yang matang. Prosesnya cukup panjang. Dimulai sejak upgrading kompetensi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) 2021lalu. ’’Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada SMKN 1 Jatirejo. Semoga kepercayaan ini jaga sebaik-baiknya dengan memanfaatkan semaksimal mungkin TUK ini untuk meningkatkan kualitas kompetensi siswa,’’ ungkap Heru.
Kepala Divisi HR and GA MPM Honda Jawa Timur Rita Djohar mengatakan, SMKN 1 Jatirejo masuk di urutan ke-14 sekolah yang telah diresmikan menjadi SMK Binaan Astra Motor Jawa Timur. Pihaknya berharap, pada tahun berikutnya, sekolah dengan tujuh program keahlian ini bisa terus meningkatkan kompetensi untuk meraih grade dari sebelumnya A menjadi A+. ’’Kami berharap pula, tempat ini bisa menjadi tempat belajar atau transfer ilmu dengan baik. Sehingga lulusan SMK benar-benar mempunyai kemampuan sesuai kompetensinya serta relevan dengan kebutuhan industri,’’ tuturnya.
Apresiasi juga diberikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten-Kota Mojokerto Mudianto. Dia menyatakan, peresmian TUK ini menjadi bukti pentingnya implementasi link and match sekolah dengan industri dalam penguatan relevansi SMK dengan kebutuhan DUDI. ’’Apresiasi saya pada SMKN 1 Jatirejo bukan tanpa alasan. Karena, sekolah yang punya jurusan TSM di Jatim, ada banyak. Namun, SMKN 1 Jatirejo berhasil ditunjuk menjadi salah satu sekolah TUK, yang mana harus menerapkan kebermanfaatan bagi lingkungannya,’’ papar dia.
Dengan capaian itu pula, Mudianto mendorong agar SMKN 1 Jatirejo terus mengembangkan kualitas pendidikannya bagi siswa. Salah satunya dengan pengajuan menjadi SMK Pusat Keunggulan. ’’Karena branding SMK saat ini trennya adalah Pusat Keunggulan. Sehingga, dengan ditetapkannya TUK ini, saya harap SMKN 1 Jatirejo setelah ini segera lakukan pengajuan menjadi SMK PK,’’ tandasnya.
Dalam peresmian kali ini, SMKN 1 Jatirejo juga memperoleh satu unit sepeda motor dari Honda. Itu nantinya digunakan sebagai media praktik para siswa sesuai dengan kebutuhan kurikulum dan menunjang proses pembelajaran siswa. Acara ditutup dengan pemotongan pita gedung laboratorium TUK SMKN 1 Jatirejo. (oce/fen/adv)
Editor : Hendra Junaedi