PROSESI Purnawiyata siswa kelas IX SMPN 1 Jatirejo tahun ini berlangsung istimewa. Sebab, sebelum lulus, mereka dibekali ilmu gratis dari Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati terkait pencegahan bullying.
Ialah, program Tirai Begawan alias Hentikan Kekerasan Awali Pembelajaran Gapai Siswa Aman.
Sebanyak 215 siswa kelas IX diedukasi dengan upaya pencegahan terjadinya kasus kekerasan atau bullying di lingkungan sekolah.
Tak hanya siswa, wali murid maupun guru juga menyimak sosialisasi yang disampaikan bupati dengan background dokter ini.
’’Anak-anak yang kuat itu berasal dari rumah. Makin perhatian, makin sayang, makin banyak doa yang dipanjatkan bapak ibunya maka makin kuat anaknya.
Dalam hal ini, peran orang tua sangat penting dalam memberikan kekuatan dan membentuk kepercayaan diri seorang anak,’’ kata Ikfina.
Kepala SMPN 1 Jatirejo Nashruddin Hilmi menuturkan, sangat mendukung digelarnya sosialiasi Tirai Begawan di tengah prosesi purnawiyata, Rabu (19/6) lalu.
Menurutnya, ini menjadi bekal penting bagi peserta didik maupun wali muridnya dalam mendukung adanya gerakan bullying di lingkungan sekolah.
’’Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk melindungi anak-anak dari perundungan, adalah dengan memberikan penguatan dari keluarga di rumah,’’ jelas Hilmi.
Di samping itu, dia berharap seluruh anak kelas IX yang dinyatakan lulus tahun ini terus semangat mengukir prestasi sekaligus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Sebagian besar siswanya, telah diterima ke sejumlah lembaga negeri seperti SMA Negeri 1 Gondang, SMK Negeri 1 Jatirejo hingga SMA Negeri 1 Sooko.
’’Harapan kami, dengan bekal yang telah didapat dari SMPN 1 Jatirejo bisa bermanfaat untuk masa depan, dan semoga bisa terus menjaga maupun mengharumkan nama sekolah mereka,’’ tandasnya. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi