Bertepatan dengan penutupan Pondok Ramadan, lembaga vokasi ini menggelar Workshop Peningkatan Kualitas dan Profesionalisme Guru dan Tenaga Kependidikan, kemarin (5/4).
Workshop diawali dengan pemaparan materi peranan media sosial untuk pembelajaran, yang disampaikan Manajer Online Jawa Pos Radar Mojokerto Moch. Chariris.
Materi dipaparkan secara ringkas dan diselingi beberapa praktik membuat konten digital.
’’Peran media sosial untuk mengangkat nama sekolah adalah hal yang penting dan sudah menjadi kebutuhan. Harapannya, dari kegiatan ini kita bisa sharing bersama,’’ katanya.
Sedang di sesi workshop kedua, giliran Pengawas SMK Provinsi Jawa Timur Siti Nurul Rohmah menjadi pemateri.
Dia memberikan motivasi serta ulasan materi tentang metode pembelajaran di kelas.
’’Belajar tidak hanya di kelas, namun juga bisa di luar kelas. Yang perlu diingat, siswa hanya bisa fokus di dalam kelas maksimal 10 menit. Sehingga, guru harus bisa menciptakan suasan pembelajaran yang nyaman,’’ tuturnya.
Usai workshop, kegiatan yang diikuti sekitar 117 guru dan staf SMKN 1 Pungging dilanjutkan dengan kehadiran Kacabdindik Provinsi Jatim Wilayah Kabupaten-Kota Mojokerto Mudianto. Didampingi Kepala SMKN 1 Muharto, Mudianto menyampaikan motivasi kepada seluruh peserta workshop.
’’Majunya SMKN 1 Pungging ini bukan suatu kebetulan, tapi lewat proses dalam koordinasi kepala sekolah, manajemen, GTK hingga semua siswa. Saya yakin, GTK di SMKN 1 Pungging sudah luar biasa. Sehingga upayakan untuk terus berkembang dan menciptakan branding sekolah,’’ pungkasnya.
Baca Juga: SMKN 1 Pungging Sukses Sabet Emas dan Perak Medali di Ajang LKS Nasional
Setelahnya, kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat workshop oleh Kacabdindik kepada perwakilan guru serta buka bersama seluruh keluarga besar SMKN 1 Pungging. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah