Mengambil tema ’’SMANDA Mojokerto Cinta Ramadan’’, kegiatan selama bulan suci ini tak hanya diisi dengan pondok Ramadan. Mereka juga rutin melaksanakan ibadah tarawih selama sebulan penuh.
’’Pondok Ramadan hanya diikuti siswa kelas X dan XI,’’ kata Kepala SMAN 2 Mojokerto Sugeng Wibawa.
Sedang untuk pelaksanaan salat tarawih, setiap harinya ada dua kelas yang melaksanakan. Itu digilir sesuai jadwal yang telah ditentukan.
’’Tentunya kegiatan ini supaya membentuk karakter berakhlakul karimah, meningkatkan ketakwaan siswa,’’ tuturnya.
Tak tanggung-tanggung, dalam bulan suci ini siswa SMAN 2 Mojokerto juga diajari tata cara zakat fitrah.
Siswa bisa menyetorkan beras 2,7 kilogram atau berupa uang tunai dengan nominal Rp 50 ribu.
’’Semangat beribadah puasa kita wujudkan dengan mengajak siswa membayar zakat lebih awal,’’ ucap Sugeng.
Menurutnya, melalui rangkaian kegiatan yang telah digulirkan pada 18-19 Maret lalu, siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman mendalam tentang ajaran Islam, tetapi juga menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat.
Sugeng berharap, pondok Ramadan di SMAN 2 Mojokerto dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembentukan karakter siswa serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
’’Sehingga siswa bisa memiliki mental spiritual yang tangguh, kokoh, dan mampu menghadapi tantangan-tantangan negatif, baik yang datang dari dirinya pribadi maupun dari luar dirinya,’’ pungkasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah